Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Serang Upayakan Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir

📅 Senin, 22 Des 2025, 07:18 WIB | Oleh:
Pemkab Serang Upayakan Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir Doc: antara foto
Ket. Bupati Serang Ratu Zakiyah saat meninjau langsung lokasi banjir di Kampung Kajeroan, Desa Ranca Sanggal.

SERANG - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyatakan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan normalisasi sungai sebagai upaya penanganan banjir yang merendam Desa Ranca Sanggal, Kecamatan Cinangka.

Zakiyah di Serang, Minggu, mengatakan pihaknya menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3) dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk meninjau teknis pelaksanaan di lapangan.

"Infonya BBWSC3 sudah melihat ke sini, mungkin nanti kita minta tolong turunkan alat ekskavator di daerah sini, untuk menormalisasi sungai dulu untuk tahap pertama," ujar Zakiyah saat meninjau langsung lokasi banjir di Kampung Kajeroan, Desa Ranca Sanggal, yang merendam sebanyak 250 rumah warga akibat intensitas hujan tinggi dan meluapnya air Rawa Danau.

Dalam kunjungan tersebut, Ratu Zakiyah didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Feriyanto dan Kepala Dinas Sosial Yadi Priyadi Rochdian menyusuri genangan air setinggi lutut orang dewasa untuk memantau kondisi warga yang bertahan sejak banjir melanda pada Rabu (17/12) malam.

"Sangat prihatin, kasihan aktivitas warga semua berhenti karena kondisi banjir. Kami sudah melihat situasinya, ada yang tidak mau dievakuasi karena khawatir harta bendanya hilang," katanya.

Selain fokus pada penanganan fisik sungai, Bupati juga memastikan logistik bagi warga terpenuhi. Ia menginstruksikan tim relawan dan BPBD untuk mengantarkan makanan langsung ke rumah warga yang tidak bisa dievakuasi, terutama bagi lansia dan warga yang sakit.

"Saya sampaikan kepada pihak desa dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), kita harus memastikan bahwa warga mendapatkan makanan yang cukup. Nanti minta diantar ke lokasi atau ke rumah warga tersebut," tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Serang juga telah mendirikan dapur umum untuk melayani kebutuhan makan seluruh warga terdampak. Bupati juga meminta Dinas Sosial menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) antisipasi jika cuaca ekstrem terus berlanjut.

"Harapan kami, doa kita semua semoga tidak lagi hujan deras, ini cepat surut sehingga warga bisa kembali lagi pulang ke rumahnya masing-masing," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Hari Ini Indonesia Berharap...
Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.