Kabar Baik, Angka Stunting Kota Mataram Terus Menurun hingga Oktober 2025

Senin, 22 Des 2025, 18:07 WIB

Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, angka stunting di Kota Mataram turun menjadi 5,84 persen atau sekitar 1.200 balita di akhir Oktober 2025 dari 6,7 persen atau sekitar 1.600 balita pada Mei 2025.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram  Emirald Isfihan di Mataram, Senin, mengatakan, penurunan angka stunting itu diprediksi masih bisa turun karena data akhir masih dilakukan validasi.

Ket. Foto: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr H Emirald Isfihan — Sumber: Antara Foto

"Untuk data November-Desember 2025, akan kami validasi awal 2026. Kami optimistis angka tersebut bisa turun lagi," katanya.

Menurutnya, sebanyak 5,84 kasus stunting di Kota Mataram sebagian besar masih berada di Kecamatan Sekarbela dengan rentan usia 1-5 tahun.

Dalam penanganan stunting, katanya, anak usia 6 bulan sampai 2 tahun relatif penanganan lebih cepat. Sedangkan balita usia 2 tahun ke atas penanganan agak lambat apalagi balita yang memiliki penyakit komorbid.

"Kendati demikian, kami optimistis target 5 persen atau kasus stunting di bawah 1.000 balita tahun 2025 bisa tercapai," katanya.

Beberapa upaya yang dilakukan untuk percepatan penanganan stunting di Kota Mataram di lakukan melalui program intensif seperti makanan tambahan dan suplemen, serta program Orang Tua Asuh (OTA) untuk menangani kasus balita stunting dengan komorbid.

Untuk program Orang Tua Asuh, katanya, Dinkes sudah berkoordinasi dengan TP PKK Kota Mataram, dan dukungan dari pihak kelurahan untuk meningkatkan peran aktif masyarakat melalui pola asuh.

Selain itu, upaya-upaya pencegahan dari hulu bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB), PKK, Dharma Wanita, serta organisasi perempuan lainnya, terus dilakukan guna mencegah ada kasus baru.

Upaya pencegahan dari hulu dilakukan dengan edukasi kesehatan remaja dan penanganan ibu hamil, serta intervensi gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak.

"Kami berharap, upaya terus dilaksanakan guna mencapai target 5 persen penurunan stunting tahun 2025," katanya.

Sementara Ketua TP PKK Kota Mataram  Kinnastri Mohan Roliskana mengatakan, pihaknya sudah menerapkan program penanganan stunting dengan gerakan satu anak stunting satu orang tua asuh, sebagai upaya mendukung program Pemerintah Kota Mataram, mencapai target nol stunting di 2026.

"Melalui program tersebut, kami targetkan pada triwulan pertama  2026, Mataram nol kasus stunting," katanya.

Jika melihat data terakhir kasus stunting 5,84 persen atau sekitar 1.200 balita, maka jumlah orang tua asuh yang dibutuhkan juga sekitar 1.200 orang.

Jumlah itu, dinilai tidak terlalu besar dan pihaknya optimistis akan mendapatkan orang tua asuh untuk balita stunting.

"Insyaallah, bisa. Yang penting terkoordinasi dengan baik agar anak-anak stunting bisa tertangani dengan cepat dan tepat sasaran." 

  • Penurunan Stunting

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.