Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Minggu, 23 Agu 2026, 06:45 WIB

PEKALONGAN, JAWA TENGAH - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memasifkan pelestarian tradisi Pasar Jajan karena memiliki kearifan lokal yang mencerminkan semangat gotong royong, kebersamaan, dan keramahan masyarakat.

Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid, di Pekalongan, Sabtu, mengatakan bahwa di dalam tradisi Pasar Jajan ini tercermin kuatnya budaya berbagi dan rasa kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat.

Ket. Foto: Masyarakat Kota Pekalongan menggelar tradisi Pasar Jajan di Pekalongan, belum lama ini. — Sumber: ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan

"Dalam tradisi ini, warga maupun tamu yang datang baik yang sudah dikenal maupun belum dipersilakan mampir dan menikmati hidangan yang telah disediakan," katanya.

Ia mengatakan tradisi tersebut konon berkaitan dengan kebiasaan masyarakat pada masa perjuangan kemerdekaan.

Ketika sebagian warga berjuang di medan perang, kata dia, masyarakat yang berada di rumah turut mengambil peran dengan menyediakan makanan bagi para pejuang yang pulang agar dapat memulihkan tenaga.

Menurut dia, nilai-nilai tersebut hingga kini masih diteruskan oleh masyarakat di daerah dan kegiatan tradisi ini dapat ditemui di berbagai lingkungan mulai dari tingkat kampung, RT, RW, hingga kelurahan.

"Ini bagian dari budaya kita yang perlu terus dijaga dan dilestarikan. Di dalamnya ada semangat gotong royong, kebersamaan, dan keramahan warga sehingga kami berharap nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya dapat tetap menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat," katanya. Ant

  • Tradisi pasar jajan

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.