- Home
-
- Luar Negeri
-
- China Kecam Penyitaan Kapa...
China Kecam Penyitaan Kapal oleh AS di Karibia dan Tegaskan Dukungan bagi Venezuela
Senin, 22 Des 2025, 17:30 WIBIstanbul - China mengecam Amerika Serikat atas tindakan penyitaan sewenang-wenang terhadap kapal-kapal milik negara lain di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Karibia.
âPraktik AS yang secara sewenang-wenang menyita kapal negara lain merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional,â kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian kepada wartawan di Beijing, Senin (22/12).
âChina menentang sanksi sepihak dan ilegal yang tidak memiliki dasar dalam hukum internasional atau tidak memiliki otorisasi dari Dewan Keamanan PBB,â tambah Lin.
Pernyataan China itu disampaikan ketika pasukan AS memburu kapal tanker minyak Venezuela lainnya di Karibia. Jika kapal tersebut disita, maka akan menjadi kapal ketiga yang dicegat AS sejak 10 Desember.
Lebih lanjut, Lin menekankan bahwa China menentang setiap langkah yang melanggar tujuan Piagam PBB serta mencederai kedaulatan dan keamanan negara lain.
Beijing juga dengan tegas menolak segala bentuk unilateralisme dan tindakan perundungan.
âVenezuela berhak untuk secara mandiri mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan dengan negara lain, dan kami percaya bahwa komunitas internasional dapat memahami serta mendukung sikap Venezuela dalam membela hak-haknya sendiri,â ujar Lin.
Adapun operasi Penjaga Pantai AS itu menargetkan tanker Bella 1, kapal berbendera Panama yang dikenai sanksi AS dan sedang berlayar menuju Venezuela untuk memuat minyak, lapor Bloomberg, Ahad (21/12).
Insiden ini terjadi setelah aksi naik kapal yang dilakukan terhadap kapal supertanker Centuries pada Sabtu serta kapal Skipper pada 10 Desember.
Kejadian ini juga terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Caracas.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah menyatakan pemberlakuan âblokade total dan menyeluruhâ terhadap kapal-kapal tanker minyak yang dikenai sanksi yang masuk atau keluar dari Venezuela.
Venezuela mengecam tindakan AS tersebut sebagai âpembajakan internasional.â
Washington menyatakan bahwa langkah-langkah tersebut bertujuan untuk memberantas korupsi dan perdagangan narkotika.
Sementara itu, Caracas menuduh AS menggunakan upaya pemberantasan narkoba sebagai dalih untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro dari kekuasaan dan menguasai sumber daya minyak Venezuela
- Konflik AS-Venezuela
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Operasi Penangkapan Maduro Gagalkan Ratusan Penerbangan di Seluruh Karibia
-
Konflik AS-Venezuela: Amerika Serikat Sudah Rencanakan Misi Penangkapan Maduro Berbulan-bulan dan Kerahkan 150 Pesawat Berbagai Jenis
-
Angkatan Laut Russia Kerahkan Kapal Selam dan Kapal Perang untuk Mengawal Tanker Minyak dari Venezuela
-
32 Personel Pasukan Elit Baret Hitam Kuba Tewas dalam Serangan Delta Force AS di Venezuela
-
2 Jam 28 Menit: Bagaimana Pasukan Delta Force AS Menculik Presiden Venezuela Nicolás Maduro
-
Keterangan pers kondisi terkini di Venezuela
-
Maduro Ucapkan Selamat Tahun Baru - Mahkamah Agung Venezuela Tunjuk Wapres Delcy Rodriguez sebagai Presiden Sementara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.