Setjen MPR RI Lantik Deputi Administrasi, Jabatan Fungsional, dan Anugerahkan Satyalencana Kepada 79 Pegawai
Minggu, 21 Des 2025, 12:47 WIBJAKARTA - Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI menggelar upacara pelantikan Deputi Bidang Administrasi Setjen MPR RI, jabatan fungsional, sekaligus menganugerahkan Satyalencana kepada 79 pegawai Setjen MPR RI.
Pelantikan tersebut digelar pada Jumat (19/12) di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Acara tersebut dihadiri para pejabat eselon I, II, dan III di lingkungan Setjen MPR RI.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah memimpin langsung upacara pelantikan. Ia melantik Heri Herawan, S.H sebagai Deputi Bidang Administrasi Setjen MPR RI. Sebelumnya, Heri menjabat sebagai Kepala Biro Pengkajian Konstitusi Setjen MPR RI.
Dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (21/12) Siti Fauziah menegaskan, jabatan Deputi Administrasi memiliki tanggung jawab yang lebih luas dibandingkan jabatan struktural sebelumnya.
âDengan tingkatan Deputi atau eselon I-B, tanggung jawabnya bertambah. Di bawah Deputi Administrasi terdapat empat kepala biro dan beberapa kepala bagian. Artinya, jangkauan tugas semakin luas dan membutuhkan effort yang lebih besar, tanggung jawab, serta kejujuran,â ujar Siti Fauziah.
Ibu Titi, sapaan akrab Siti Fauziah berharap Deputi Administrasi yang baru dilantik dapat menjalankan tugas secara amanah sehingga pengelolaan administrasi di lingkungan MPR RI berjalan tanpa kendala dan temuan yang berarti.
Terkait latar belakang pendidikan Heri Herawan yang berasal dari bidang hukum, Ibu Titi menilai hal tersebut tetap relevan dengan tugas yang diemban.
âDi Deputi Administrasi ada bagian hukum. Semua pekerjaan itu relevan dan bisa dilaksanakan selama itu menjadi tanggung jawab yang dibebankan kepada kita,â kata dia.
Lebih lanjut, Ibu Titi menekankan dalam menjalankan tugasnya, Deputi yang baru mesti menjaga pentingnya sinergi antarpimpinan dan pegawai di lingkungan Setjen MPR RI. Menurutnya, target dan tujuan MPR RI tidak akan tercapai tanpa kerja sama yang solid.
âKegiatan MPR juga mengacu pada arah kebijakan Presiden melalui Asta Cita. Itu semua harus bersinergi dan berkesinambungan,â ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Siti Fauziah juga memberikan Satyalencana kepada 79 pegawai dengan masa kerja 10 tahun, 20 tahun, dan satu orang dengan masa kerja 30 tahun.
Ibu Titi menyebut penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kepercayaan institusi kepada para pegawai.
âPenghargaan ini adalah dedikasi dan kepercayaan kantor kepada pegawai. Itu sekaligus menjadi beban moral untuk menjaga dan meningkatkan kredibilitas,â tuturnya.
Ia menegaskan, masa kerja bukan satu-satunya indikator dalam pengembangan karier. Kreativitas, dedikasi, kejujuran, dan kinerja menjadi faktor penting dalam penilaian jabatan.
âMasa kerja tidak bisa dikurangi, tetapi inovasi, dedikasi, dan kejujuran itu yang dinilai. Kalau kinerja menurun, tentu ada sanksinya sesuai aturan disiplin,â katanya.
Menutup sambutannya, Ibu Titi berpesan agar seluruh pegawai menjaga amanah yang diberikan dengan dedikasi dan kejujuran yang kuat.
âKita diberikan amanah untuk berdedikasi. Tolong jaga kepercayaan itu dengan kinerja yang nyata, dedikasi yang kuat, dan kejujuran,â pungkasnya.
- setjen MPR
- Lantik Deputi Administrasi dan Jabatan Fungsional
- Anugerahkan Satyalencana
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Hotel Aryaduta Jakarta Terseret Kasus Korupsi Pembangunan RS Kolaka Timur
-
RI Harus Amankan Pasokan Energi Dari Luar Timur Tengah
-
Rakyat Jerman Memilih Parlemen dalam Pemilu yang Diawasi Ketat Eropa dan AS
-
Setjen MPR RI Dorong Optimalisasi Kinerja dan Tata Kelola Sekretariat Jelang TA 2026
-
Jangan Ada Spekulan Lambungkan Harga
-
PBB Naik, Pemkot Bogor Siapkan Peraturan Wali Kota
-
Karya Yovie Widianto Dinyanyikan Ulang oleh 10 Musisi Muda Berbakat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.