SEA Games Thailand Memperlihatkan Masih Banyak Pekerjaan Rumah untuk Memperbaiki Olahraga Nasional

Minggu, 21 Des 2025, 05:13 WIB

JAKARTA – Mungkin banyak yang melihat Indonesia cukup sukses dalam perhelatan SEA Games 2025, namun sebenarnya masih begitu banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk membenahi olahraga nasional.

Pengamat olahraga Fritz Simanjuntak menyebut prestasi Indonesia dalam SEA Games 2025 Thailand disertai sejumlah pekerjaan rumah yang patut diperhatikan para pemangku kepentingan olahraga nasional.

Ket. Foto: gagal meraih emas — Sumber: ist

Fritz menyambut baik capaian Indonesia dalam SEA Games 2025 yang telah mengunci peringkat kedua klasemen medali dengan 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu. "Sangat bagus ya, kita perlu mengapresiasi pencapaian para atlet, pelatih, ofisial, dan pemangku kepentingan lain," kata Fritz di Jakarta, Sabtu.

Fritz mengingatkan bahwa prestasi ini jadi pencapaian bersejarah karena Indonesia pertama dalam 30 tahun finis peringkat kedua klasemen perolehan medali saat tak menjadi tuan rumah SEA Games, setelah edisi 1995 di Chiang Mai, Thailand.

Selain itu, jumlah 91 medali emas edisi 2025 juga menjadi emas terbanyak Merah Putih saat tak menjadi tuan rumah SEA Games. Capaian terbaik sebelumnya terjadi 32 tahun lalu saat Indonesia juara umum SEA Games 1993 Singapura dengan 88 medali emas, 81 perak, dan 84 perunggu.

Menurut Fritz pencapaian-pencapaian itu patut diapresiasi, tetapi meminta pemangku kepentingan olahraga Indonesia tidak terlena. Fritz mengingatkan dalam SEA Games 2025 dua cabang olahraga terukur yang patut mendapat perhatian besar yakni renang dan atletik.

"Harus dipersiapkan serius apalagi tahun depan ada Asian Games 2026 (Aichi-Nagoya), dan Olimpiade 2028 Los Angeles tidak terlalu lama lagi. Harus diperhatikan agar catatan waktu para atlet cukup untuk bisa lolos dan kalau memungkinkan medali," katanya.

Dari segi pemerintah, Fritz mendorong dua hal yang harus ditindaklanjuti pemerintah demi mendukung keberlanjutan pembinaan olahraga nasional. Pertama, mewujudkan rencana besar dibangunnya sarana pusat latihan nasional yang memadai dan modern. Fritz mengingatkan bahwa hal ini telah menjadi pekerjaan besar pemerintah sejak masa lalu.

"Presiden Prabowo juga sudah mencanangkan. Semoga lekas terwujud karena penting agar atlet kita bisa memiliki dukungan fasilitas yang terpusat dan modern," ujar Fritz.

Kedua, memperbanyak frekuensi penyelenggaraan kejuaraan olahraga level internasional di Indonesia agar atlet dan talenta muda yang tengah dibina memperoleh jam terbang.

Menurut Fritz kompetisi adalah tolok ukur terbaik dalam menghitung seberapa jauh pembinaan prestasi olahraga telah berjalan dan menghadirkan persaingan level internasional bakal memberi wadah pengukuran yang lebih akurat.

"Saya berharap Menpora bisa mendorong para pengurus olahraga, PB-PB itu, supaya rutin membuat kompetisi internasional. Karena kalau kita menunggu SEA Games saja, Asian Games saja, jelas tidak cukup," katanya.

Secara khusus, Fritz menyebut penggalakan kompetisi bisa menjadi jawaban atas kerap terbengkalainya fasilitas-fasilitas olahraga yang sebelumnya mendadak dibangun untuk ajang multievent seperti Pekan Olahraga Nasional.

  • SEA Games Thailand 2025

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

Pasar-pasar Sepi Pengunjung, DPRD Banjarmasin Dorong Perlunya Penataan Ulang

Pasar-Pasar di Banjarmasin Makin Sepi? DPRD Minta Segera Ditata Ulang

Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius

Cuaca Jakarta Hari Minggu Ini: Cerah Berawan Siang hingga Malam

Hasil Liga Italia: Napoli Awali Musim Serie A dengan Taklukkan Genoa 2-0, De Bruyne Sumbang Gol

Inter Milan Pesta Gol! Monza Dibungkam 4-1 di Laga Pembuka

‘It Ends’: Backrooms Perjalanan di Pedalaman

Hasil Mengejutkan! Tottenham Hotspur Dibantai Brentford 0-3

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.