Trump Beri Sinyal Ada Lebih Banyak Perundingan dengan Iran

Senin, 28 Sep 2026, 19:53 WIB

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Minggu (27/9) memperkirakan AS dan Iran akan mengadakan lebih banyak perundingan pada pekan ini, sehari setelah mengonfirmasi bahwa dirinya telah menolak usulan gencatan senjata terbaru dari Iran.

"Saya memperkirakan ada lebih banyak perundingan dengan Iran [pekan ini]," kata Trump dalam sebuah wawancara melalui telepon dengan media berita daring AS, Axios.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Mengutip dua sumber regional, Axios melaporkan bahwa putaran dialog tidak langsung lainnya antara AS dan Iran dapat berlangsung paling cepat pada Senin (28/9), meskipun masih belum jelas apakah kedua pihak dapat menjembatani perbedaan mereka.

Ketika ditanya apakah dia mempertimbangkan untuk kembali melancarkan serangan terhadap Iran, Trump berkata, "saya selalu memikirkannya".

Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner telah mengadakan putaran baru negosiasi tidak langsung dengan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi di sela-sela sesi Majelis Umum PBB di New York pada Selasa (22/9).

Menurut Axios, Iran mengusulkan pembukaan kembali Selat Hormuz dan melanjutkan perundingan nuklir dalam waktu satu pekan, dengan syarat AS mencabut blokade angkatan lautnya, menghapus sanksi atas penjualan minyak Iran, serta memulihkan gencatan senjata regional.

Trump menolak usulan Iran itu pada Sabtu (26/9). Araghchi mengatakan kepada NBC pada Minggu (27/9) bahwa Iran masih menginginkan solusi diplomatik meskipun Trump menolak usulan tersebut.

"Meskipun kami mendengar dari Presiden Trump bahwa dia menolak kesepakatan ini ... kami masih menunggu tanggapan resmi melalui para mediator," ujar Araghchi. Ant

  • donald trump
  • Masoud Pezeshkian

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.