Berpotensi Koreksi Lanjutan, 19 Desember 2025
Jumat, 19 Des 2025, 08:50 WIBJAKARTA â Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berÂpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan akhir peÂkan ini, seiring meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar. Rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang menjadi acuan arah kebijakan bank sentral setempat (The Fed) berpotensi memicu penyesuaian ekspektasi suku bunga global, sementara aksi profit taking jelang libur memperbeÂsar tekanan jual jangka pendek.Â
Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya WicakÂsana melihat kombinasi sentimen eksternal dan faktor teknikal tersebut membuat pergerakan IHSG cenderung terbatas dan rentan terkoreksi. Karenanya, dia memproyeÂsikan IHSG dalam perdagangan, Jumat (19/12), bergerak melanjutkan koreksi dengan level support di 8.588 dan reÂsistance di 8.668.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam perdagangan, Kamis (18/12) sore, ditutup melemah 59,14 poin atau 0,68 persen ke posisi 8.618,19. Sejalan dengan itu, indeks 45 saham unggulan atau LQ45 turun 0,85 poin atau 0,10 persen ke level 851,72.
Dalam laporan analisanya di Jakarta, Kepala Riset PhinÂtraco Sekuritas Ratna Lim menilai pelemahan IHSG antara lain dipicu oleh nilai tukar rupiah yang cenderung meleÂmah dalam beberapa hari terakhir. Padahal, suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) dipertahankan di level 4,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (17/12).
âMeningkatnya ketidakpastian global serta minimnya sentimen positif baru yang kuat, juga mendorong peleÂmahan indeks,â ujarnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Dirut Perum Bulog Pastikan Distribusi Beras di Kalimantan Tetap Berjalan
-
Intervensi Trump Picu Kontroversi di Piala Dunia 2026, FIFA Rusak Reputasi Usai Izinkan Balogun Tampil Lawan Belgia
-
Jet Penumpang C919 Tiongkok Tembus Penerbangan Internasional, Ambisi Goyang Dominasi Boeing-Airbus
-
BEI Luncurkan ETF Emas, Perluas Akses Investasi di Pasar Modal Indonesia
-
Festival Budaya Bali Digelar di Tokyo Jepang
-
Minggu, Harga Pertamax Turun, BBM Lain Ikut
-
Sanksi pencabutan izin usaha bagi pedagang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.