Tiga Jemaah Haji 2025 hingga Kini Masih Hilang, Kemenag Lakukan Tes DNA
Rabu, 17 Des 2025, 16:37 WIBJAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) terus berikhtiar menemukan anggota jemaah haji Indonesia yang masih dinyatakan hilang pada operasional haji 2025 dengan melakukan tes DNA kepada keluarga yang bersangkutan, guna mencocokkan spesimen dengan sejumlah jenazah yang belum teridentifikasi.
Tercatat ada tiga anggota jemaah yang hilang dan belum ditemukan pada musim haji 2025. Ketiga haji tersebut adalah Hasbullah Ihsan (Embarkasi Banjarmasin), Nurima Mentazim (Embarkasi Palembang), dan Sukardi Jakim Katmin (Embarkasi Surabaya).
âTes DNA digelar secara serentak terhadap keluarga jemaah haji ghaib di tiga kota: Surabaya, Banjarmasin, dan Palembang,â ujar Kasubdit Transportasi dan Perlindungan Jamaah Haji Reguler Ditjen PHU Kemenag Sri Darfatihati dalam keterangannya Jakarta, Rabu (17/12).
Tes DNA bagi keluarga Sukardi dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya oleh tim Bidlab DNA Rolabdokkes Pusdokkes Mabes Polri. Turut hadir perwakilan Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, serta Kantor Kemenag Kabupaten Malang.
Sri Darfatihati menegaskan tes DNA ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam memberikan kepastian hukum dan kemanusiaan bagi keluarga jemaah.
Langkah ini terlaksana setelah koordinasi panjang lintas instansi, mulai dari prosedur pengambilan sampel hingga pengadaan reagen khusus dari Singapura.
âPelaksanaan tes DNA ini merupakan amanat Menteri Agama terkait jamaah yang dinyatakan hilang segera mendapatkan kejelasan. Upaya ini dilakukan dengan mencocokkan spesimen keluarga dengan sejumlah jenazah di Arab Saudi yang hingga kini belum teridentifikasi,â kata dia.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang Abdul Salam yang turut hadir menyampaikan bahwa seluruh ikhtiar pencarian terhadap Sukardi telah dilakukan secara maksimal sejak dinyatakan hilang di Makkah pada 29 Mei 2025.
âJemaah telah sah menunaikan ibadah haji karena telah dibadalkan. Proses pencarian dilakukan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bersama Tim Pelindungan Jamaah (Linjam) sejak puncak haji hingga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air. Alhamdulillah, hari ini tes DNA kepada ahli waris dapat dilaksanakan sebagai upaya lanjutan,â ujarnya.
Pengambilan sampel untuk tes DNA dilakukan melalui metode usap mulut (buccal swab). Amin Nuruddin (29), anak ketiga Sukardi, berharap proses ini dapat memberikan titik terang.
âKami mohon doa yang terbaik untuk ayahanda,â kata dia.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Orang Tua Masih Kesulitan Dampingi Remaja Gunakan AI, OpenAI Hadirkan PandAI
-
Bukan Bom, Polisi Pastikan Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya dari LPG Rumah Makan Nasi Tempong
-
5 Tips Safety Riding agar Driver Tetap Aman Antar Orderan
-
Cek Fakta: Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Dipastikan Tetap per 21 September 2026, Pertamax Masih Rp15.950
-
Resmi! Max Verstappen Perpanjang Kontrak di Red Bull sampai 2030
-
Bundesliga Putri Jerman Mulai Dikelola Badan Independen pada Tahun 2027
-
TelkomProperty Optimalkan 3.010 Aset, 50 Persen Sudah Berhasil Dileverage
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.