KADIN DIY Promosikan Produk Ekonomi Kreatif dan Komoditas Unggulan Yogyakarta ke Thailand
Selasa, 16 Des 2025, 17:30 WIBBANGKOK â Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong perluasan pasar produk ekonomi kreatif dan komoditas unggulan daerah ke Thailand melalui promosi terintegrasi yang melibatkan pameran internasional, forum bisnis, dan jejaring dagang antarpelaku usaha.
Upaya tersebut dilakukan dalam pertemuan delegasi KADIN DIY dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok, di sela keikutsertaan pada International Water Association (IWA) â Water and Development Congress & Exhibition. Pertemuan membahas peluang konkret kerja sama perdagangan antara pelaku usaha Yogyakarta dan Thailand.
Wakil Ketua Umum Bidang Lingkungan Hidup dan Konservasi KADIN DIY periode 2020â2025 Rahadi Saptata Abra menyampaikan, sektor ekonomi kreatif menjadi salah satu fokus utama promosi. Produk furnitur dan kerajinan kayu Yogyakarta akan dipromosikan melalui Jogja International Furniture & Craft Fair Indonesia (JIFFINA) yang dijadwalkan berlangsung pada 7â10 Maret 2026 di Jogja Expo Center. Pameran ini selama ini dikenal sebagai etalase produk furnitur dan kriya Indonesia untuk pasar ekspor.
Selain furnitur dan kerajinan, KADIN DIY juga mendorong promosi kopi spesialti asal Yogyakarta dan sekitarnya. Kopi tersebut akan diperkenalkan lebih luas melalui Jogja Coffee Week 2026 yang direncanakan digelar pada 4â6 September 2026. Pada penyelenggaraan mendatang, ajang ini direncanakan berkembang menjadi agenda internasional dengan penambahan forum temu bisnis antara produsen, roaster, dan pembeli kopi.
Di sektor komoditas pertanian, kopi dan salak asal Yogyakarta, khususnya salak dari wilayah Sleman, juga diperkenalkan kepada mitra usaha Thailand. Salak Sleman dikenal memiliki karakter rasa manis dan kualitas yang konsisten, sehingga dinilai memiliki peluang untuk masuk ke pasar Thailand yang membutuhkan pasokan produk segar berkualitas.
Ketua Kompartemen KADIN DIY Fajarruddin Achmad Muharom menilai promosi melalui pameran dan forum bisnis internasional dapat menjadi pintu masuk bagi pelaku UMKM Yogyakarta untuk memperluas jejaring dan akses pasar. Menurutnya, pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus memperkuat posisi Yogyakarta dalam perdagangan regional Asia Tenggara.
KADIN DIY berharap dukungan KBRI Bangkok dapat membantu menjembatani komunikasi lanjutan dengan pelaku usaha Thailand agar peluang kerja sama yang dibahas dapat berlanjut ke transaksi dan kemitraan nyata.
- Komoditas Unggulan
- ekraf
Redaktur: Eko S
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Lewat Museum SBY*ANI, SBY Dorong Generasi Strategis Pelajari Transformasi Ekonomi Indonesia
-
IPB: Pengelolaan Berkelanjutan Minimalkan Risiko di Perkebunan Sawit
-
Antisipasi Nataru, Pertamina Tambah Pasokan BBM dan LPG di Sumatra Utara
-
Pengunjung IKN Capai 62.500 Orang pada H+2 Idul Fitri
-
Resmikan Gereja HKI Tanjung Priok, Gubernur Pramono Tegas Soal Rumah Ibadah: "Kalau Syarat Lengkap, Tidak Boleh Ada yang Dipersulit!"
-
Kemensos: Rp500 Triliun Dana Subsidi dan Bansos Belum Sepenuhnya Tepat Sasaran
-
Pasar Seni Bermain 2025: Kolaborasi Ashley Hotel dan EKRAF Gaungkan Revolusi Game Lokal di PlayStation 5
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.