- Home
-
- Luar Negeri
-
- Donald Trump Klaim Kesepak...
Donald Trump Klaim Kesepakatan Akhiri Perang Ukraina Kian Dekat
Selasa, 16 Des 2025, 08:33 WIBWASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan peluang tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri perang RusiaâUkraina kini berada pada titik terdekat sejak konflik tersebut pecah pada 2022, menyusul rangkaian diplomasi intensif dengan para pemimpin Eropa, Ukraina, dan Russia.
âSaya pikir sekarang kita lebih dekat daripada sebelumnya dan kita akan lihat apa yang bisa kita lakukan. Kami ingin menyelamatkan banyak nyawa,â kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval, Senin (15/12).
Presiden AS itu menyebut pembicaraan tersebut luas dan produktif dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy serta sejumlah pemimpin Eropa.
Trump mengatakan dia telah berbicara dengan para pemimpin Jerman, Italia, Finlandia, Prancis, Inggris, Polandia, Norwegia, Denmark, dan Belanda, serta dengan NATO.
Ia menggambarkan seluruh percakapan tersebut sebagai pembahasan yang panjang dan berjalan dengan baik.
Presiden AS itu juga mengungkapkan bahwa ia telah melakukan beberapa kali komunikasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan meyakini kedua pihak sama-sama ingin perang segera berakhir, meski ia mengakui tidak mudah menjaga keselarasan posisi Moskow dan Kyiv.
âKami telah melakukan pembicaraan yang baik dengan Rusia, dan saya pikir mereka ingin kembali ke kehidupan yang lebih normal,â tambah Trump, tanpa merinci isi perundingan tersebut.
Seorang pejabat AS yang sebelumnya memberi pengarahan kepada wartawan mengatakan Trump merasa sangat puas dengan kemajuan pembicaraan yang dilakukan di Eropa.
Menurut pejabat itu, sekitar 90 persen isu antara para pihak disebut telah disepakati, meskipun masih terdapat sejumlah poin krusial yang harus dirampungkan.
Para pejabat AS menyebut usulan jaminan keamanan bagi Ukraina mencakup skema perlindungan yang menyerupai Pasal Lima NATO, yang mengatur prinsip pertahanan kolektif.
Trump, menurut mereka, bersedia membawa jaminan keamanan tersebut ke Senat AS untuk diratifikasi.
Sejak Ahad, perundingan intensif telah berlangsung di Berlin dengan melibatkan delegasi Ukraina, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa, sebagai bagian dari upaya mempersempit perbedaan dan membangun kerangka kesepakatan.
Para negosiator dijadwalkan kembali bertemu akhir pekan ini, dengan kemungkinan lokasi di Miami, Florida, guna melanjutkan pembahasan lanjutan, kata para pejabat, seiring dorongan Washington untuk mempercepat tercapainya kesepakatan damai.
- Kesepakatan
- perang ukraina
- Donald Trump
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
HUT Bogor, Malam Ini Jalan Tegar Beriman Ditutup, Cari Jalan Lain
-
Pasar Tani 2026 Hadirkan Produk Pangan Lokal di Bali
-
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua
-
Barcelona Capai Kesepakatan dengan Pemain Sayap Newcastle, Anthony Gordon
-
Dari Turki, Trump Ganti Pesawat untuk Perjalanan Pulang ke AS
-
Trump Sebut Pejabat Tinggi Iran Menghubunginya Langsung Minta AS Hentikan Pemboman.
-
Kemunculan Sosok Mirip Presiden AS, Picu Teori Konspirasi Trump Gunakan 'Body Double' untuk Hindari Ancaman Pembunuhan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.