Wali Kota: Penanganan Banjir di Bandung Harus Terpadu Tidak Bisa Parsial

Senin, 15 Des 2025, 18:35 WIB

BANDUNG - Menghadapi intensitas hujan yang meningkat, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memberikan arahan khusus terkait penanganan banjir di sejumlah wilayah rawan, terutama Bandung Timur dan Gedebage. Ia menilai persoalan banjir tidak dapat diselesaikan secara parsial atau sektoral.

Arahan tersebut disampaikan dalam apel pagi ASN Pemkot Bandung, Senin (15/12), yang dibacakan Plt Asisten Administrasi Umum/Kepala BKAD Kota Bandung, Agus Slamet Firdaus.

Ket. Foto: — Sumber: Humas Kota Bandung

Wali Kota Farhan meminta agar penanganan banjir dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, BPBD, Dinas Tata Ruang, serta perangkat kewilayahan.

Evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur pengendalian banjir menjadi langkah awal yang harus segera dilakukan.

Selain infrastruktur, pengawasan terhadap tata ruang dan perizinan pembangunan juga menjadi perhatian serius. Alih fungsi lahan yang tidak terkendali dinilai memperburuk risiko genangan.

“Masalah banjir tidak bisa diselesaikan oleh satu dinas saja. Diperlukan kerja bersama dan koordinasi yang kuat,” ujar dia.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang jujur dan terbuka kepada masyarakat terkait upaya dan keterbatasan pemerintah.

Transparansi dinilai sebagai kunci menjaga kepercayaan publik di tengah tantangan perubahan iklim dan urbanisasi. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.