Kesejahteraan Gajah Jadi Perhatian, BKSDA Bali Keluarkan Imbauan

Senin, 15 Des 2025, 12:27 WIB

Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bali meminta lembaga konservasi agar melindungi kesejahteraan gajah guna memastikan keberlanjutan hidup satwa.

“Pengelolaan gajah harus beradab, menghargai karena mereka adalah satwa, sama-sama ciptaan Tuhan,” kata Kepala BKSDA Bali Ratna Hendratmoko di Denpasar, Bali, Senin.

Ket. Foto: Satwa gajah di salah satu lembaga konservasi di Bali, Senin (15/12) — Sumber: Antara Foto

Ia mengingatkan kesejahteraan satwa itu menyusul viral di media sosial tubuh gajah menjadi media melukis yang dilakukan oleh sejumlah pengunjung di salah satu lembaga konservasi di Bali.

Menurut dia, peristiwa itu merupakan kejadian lama yang terjadi pada Januari 2022 yang saat itu pariwisata Bali sedang dalam kondisi terpuruk karena terdampak pandemi COVID-19.

Pihaknya telah melakukan penelusuran setelah viral dan memastikan kegiatan melukis tersebut sudah tidak ada lagi.

“Kegiatan itu untuk menarik pengunjung dan juga untuk donasi atau penggalangan dana untuk pakan gajah pasca-COVID dan sampai saat ini sudah tidak ada lagi melukis di tubuh gajah,” imbuhnya.

Sebagai bentuk mitigasi, pihaknya telah melakukan bimbingan teknis kepada seluruh lembaga konservasi di Bali khususnya yang mengelola gajah, agar mereka selalu memperhatikan kesejahteraan hewan dilindungi itu.

Ia meminta lembaga konservasi di Bali menjadikan pelajaran atas peristiwa tersebut khususnya dalam menjamin kesejahteraan gajah termasuk program menunggangi gajah.

“Kami harapkan mereka secara periodik mengurangi secara bertahap dan menghapus gajah tunggang dan semoga dengan keadaan ini menjadi pembelajaran terutama untuk gajah tunggang,” ucapnya.

Ratna menjelaskan saat ini di Bali ada lima lembaga konservasi di Pulau Dewata yang memelihara gajah.

Ada pun total gajah sumatera yang berada di lembaga konservasi itu mencapai 84 ekor.

BKSDA Bali menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap lembaga konservasi guna memastikan pengelolaan satwa, khususnya gajah, berjalan sesuai dengan prinsip konservasi dan kesejahteraan satwa.

  • Kesejahteraan gajah

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

Pasar-pasar Sepi Pengunjung, DPRD Banjarmasin Dorong Perlunya Penataan Ulang

Pasar-Pasar di Banjarmasin Makin Sepi? DPRD Minta Segera Ditata Ulang

Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius

Cuaca Jakarta Hari Minggu Ini: Cerah Berawan Siang hingga Malam

Hasil Liga Italia: Napoli Awali Musim Serie A dengan Taklukkan Genoa 2-0, De Bruyne Sumbang Gol

Inter Milan Pesta Gol! Monza Dibungkam 4-1 di Laga Pembuka

‘It Ends’: Backrooms Perjalanan di Pedalaman

Hasil Mengejutkan! Tottenham Hotspur Dibantai Brentford 0-3

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.