1.000 Pasukan Turun ke Waduk Ria Rio, Alarm untuk Jaga Jakarta dari Banjir

Minggu, 14 Des 2025, 11:30 WIB

JAKARTA - Sekitar 1.000 personel gabungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kodam Jaya, dan unsur masyarakat menggelar kerja bakti massal di kawasan Waduk Ria Rio, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Sabtu (13/12). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-76 Kodam Jaya sekaligus memperkuat kepedulian lingkungan di wilayah perkotaan.

Kerja bakti tersebut menjadi simbol sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta fungsi strategis waduk. Aksi bersih-bersih ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi untuk menghadapi tantangan lingkungan, terutama menjelang musim hujan.

Ket. Foto: — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Asisten Pemerintahan Sekda DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, menyampaikan apresiasi kepada Kodam Jaya dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi yang terbangun selama ini menjadi fondasi penting dalam menjaga Jakarta tetap aman dan nyaman.

"Terima kasih pada Kodam Jaya dan jajaran serta komponen lainnya atas sinergisitas dan kerja bersama selama ini dalam menjaga Jakarta," ujar Sigit Wijatmoko.

Menurut Sigit, Waduk Ria Rio dipilih sebagai lokasi kerja bakti karena memiliki peran vital bagi Jakarta Timur. Waduk ini berfungsi sebagai pengendali banjir sekaligus kawasan resapan air yang menopang sistem drainase kota.

Selain fungsi teknis, Waduk Ria Rio juga dimanfaatkan sebagai ruang publik bagi masyarakat. Area seluas kurang lebih 27 hektare tersebut kerap digunakan sebagai tempat interaksi sosial, edukasi lingkungan, hingga aktivitas warga sehari-hari.

Sigit menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta selalu terbuka untuk menerima masukan dari berbagai pihak. Sinergi lintas sektor dinilai penting dalam membangun Jakarta yang berkelanjutan dan berdaya tahan terhadap persoalan lingkungan.

Ia juga menyoroti pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, keberhasilan menjaga waduk dan sungai tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif warga.

Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi yang memimpin langsung kegiatan tersebut menjelaskan bahwa kerja bakti ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah dilakukan tiga bulan sebelumnya. Aksi ini dirancang sebagai program berkelanjutan, bukan kegiatan seremonial semata.

"Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat. Ini adalah kegiatan yang mulia dan sangat bermanfaat," kata Mayjen TNI Deddy Suryadi.

Ia berharap dampak dari kegiatan ini dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, kebersihan dan kenyamanan lingkungan adalah hak bersama yang harus dijaga secara kolektif.

Deddy menambahkan bahwa kerja bakti ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Fokus utama diarahkan pada kawasan bantaran sungai dan waduk yang rentan terhadap penumpukan sampah.

"Kegiatan ini diharapkan dapat mengingatkan seluruh masyarakat agar terus menjaga kebersihan, baik di bantaran sungai, waduk, maupun di lingkungan lainnya," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan kegiatan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan. Menurutnya, persoalan lingkungan akan menjadi tantangan bersama jika tidak ditangani sejak dini.

"Ini akan menjadi bagian dari tantangan kita untuk menjaga lingkungan sekitar," tuturnya.

Kegiatan kerja bakti ini melibatkan sekitar 1.000 personel gabungan dari berbagai unsur. Personel tersebut berasal dari Kodam Jaya, Pasukan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), serta sejumlah satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Beberapa dinas yang terlibat antara lain Suku Dinas Lingkungan Hidup, Suku Dinas Sumber Daya Air, Suku Dinas Bina Marga, serta Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota. Seluruh unsur bekerja secara terkoordinasi membersihkan area waduk dan sekitarnya.

Partisipasi masyarakat juga menjadi elemen penting dalam kegiatan ini. Unsur Lembaga Musyawarah Kelurahan, Dewan Kota, organisasi kemasyarakatan, hingga warga sekitar turut ambil bagian dalam kerja bakti.

Keterlibatan masyarakat dinilai memperkuat pesan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Aksi kolaboratif ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas publik seperti waduk dan sungai.

Kegiatan tersebut dikemas dalam program Karya Bakti Serentak Bersih-Bersih Waduk dan Sungai Jaga Jakarta. Program ini menjadi salah satu upaya konkret menjaga kebersihan lingkungan perkotaan secara berkelanjutan.

Sebelum kerja bakti dimulai, seluruh personel mengikuti apel bersama sebagai bentuk konsolidasi dan penyamaan tujuan. Setelah itu, kegiatan pembersihan dilakukan secara serentak di berbagai titik kawasan Waduk Ria Rio.

Melalui kerja bakti ini, Pemprov DKI Jakarta dan Kodam Jaya berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap lingkungan semakin meningkat. Waduk dan sungai yang terjaga kebersihannya dinilai menjadi kunci penting dalam mengurangi risiko banjir dan menjaga kualitas hidup warga Jakarta.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.