Gus Yahya Tegaskan Pemberhentian Pimpinan PBNU di Tengah Jalan Hanya lewat MLB
Sabtu, 13 Des 2025, 16:31 WIBJAKARTA â Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU menyatakan pemberhentian pimpinan PBNU di tengah jalan dari masa jabatan hanya dapat dilakukan lewat forum Muktamar Luar Biasa (MLB) dengan didasarkan pada pelanggaran berat yang terbukti.
Penegasan tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap resmi yang ditandatangani langsung oleh KH Yahya Cholil Staquf selaku Ketua Umum PBNU, tertanggal 13 Desember 2025.
âDengan demikian, seluruh keputusan turunan yang dihasilkan dari proses tersebut, termasuk penunjukan Pejabat Ketua Umum PBNU, tidak sah dan ilegal,â kata Gus Yahya dalam pernyataan sikapnya di Jakarta, Sabtu (13/12).
Pernyataan sikap itu diterbitkan sebagai respons atas keputusan Rapat Pleno yang digelar pada 9 Desember 2025 yang menyatakan pemberhentian dirinya telah final dan menunjuk pejabat Ketua Umum PBNU.
Dalam dokumen resmi bernomor 4811/PB.23/A.II.07.08/99/12/2025 tersebut, Gus Yahya menegaskan bahwa dirinya bersama Rais âAam PBNU Miftachul Akhyar merupakan pemegang mandat sah hasil Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama di Lampung pada 2021, dengan masa jabatan 5 tahun hingga Muktamar berikutnya.
âKarena itu, keputusan yang lahir dari Rapat Harian Syuriyah pada 20 November 2025 tidak memiliki landasan hukum yang sah sesuai KemenkumHAM,â kata dia.
Meski menegaskan posisi hukumnya, Gus Yahya menyatakan tetap memilih jalan islah atau rekonsiliasi demi menjaga martabat dan keutuhan jamiyah Nahdlatul Ulama, sejalan dengan nasihat para kiai sepuh NU yang disampaikan dalam pertemuan di Pondok Pesantren Ploso, Kediri, dan Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.
Gus Yahya mengimbau seluruh jajaran pengurus NU di semua tingkatan, dari pengurus wilayah hingga anak ranting, serta seluruh warga Nahdliyin agar tetap tenang, menjaga persatuan, dan mempererat silaturahmi.
- Gus Yahya
- Konflik PBNU
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Peneliti: Perubahan Iklim Telah Memangkas Jumlah Rusa Kutub Arktika
-
Menag Harap Ada Jalan Keluar Terbaik di Konflik PBNU
-
Pemkab Bekasi Sambut Baik BRT Trans Jabodetabek Rute Jakarta–Cikarang
-
Puluhan Motor dan Pos Polisi Polisi Dibakar, Ini Rekap Kerusakan Demo di Surabaya
-
Yahya Cholil Staquf tolak mundur dari Ketum PBNU
-
Penuhi Undangan Kiai Sepuh, Gus Yahya Hadiri Acara Silaturahim di Lirboyo
-
Bupati Ismet Mile: QRIS Jelajah Budaya 2025 Perkuat Transformasi Digital dan Wisata Lokal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.