Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangerang Luncurkan SAKTI! Warga Kini Bisa Bongkar Korupsi Tanpa Takut Terungkap

📅 Jumat, 12 Des 2025, 04:00 WIB | Oleh:
Pemkot Tangerang Luncurkan SAKTI! Warga Kini Bisa Bongkar Korupsi Tanpa Takut Terungkap Doc: ANTARA/Irfan
Ket. Wali Kota Tangerang Sachrudin saat memberikan sambutan pada peringatan hari anti korupsi sedunia (Hakordia) 2025 di Puspemkot Tangerang, Kamis.

TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten meluncurkan sistem aduan antikorupsi (SAKTI) yakni whistleblowing system sebagai upaya memperkuat transparansi dan memberi ruang aman bagi warga untuk melaporkan dugaan penyimpangan yang dilakukan pejabat.

Peluncuran sistem ini menjadi penegasan komitmen Pemkot dalam memperkuat integritas, bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025.

"Kami mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam mencegah korupsi. Laporkan jika melihat pelanggaran. Kami pastikan identitas pelapor akan kami lindungi,” kata Wali Kota Tangerang Sachrudin saat memberikan sambutan pada peringatan hari anti korupsi sedunia (Hakordia) 2025 di Puspemkot Tangerang, Kamis.

Ia mengatakan whistleblowing system sebagai komitmen kuat dalam memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui pelibatan publik yang lebih luas dan sistem yang semakin transparan.

Peluncuran SAKTI juga memperkuat capaian Kota Tangerang yang sebelumnya berhasil meraih peringkat ketiga nasional dalam upaya pencegahan korupsi dari KPK.

“Di momen Hakordia ini kita mendapat kabar membanggakan. Peringkat ketiga secara nasional merupakan buah sinergi seluruh elemen. Ini menunjukkan bahwa negara hadir dan kita bersama-sama melawan korupsi,” ungkap Sachrudin.

Dalam momentum peringatan Hakordia di Kota Tangerang, lanjutnya, bukan hanya menjadi momentum penegasan komitmen pemerintah belaka tetapi juga ajakan kolektif kepada seluruh masyarakat untuk membangun budaya antikorupsi demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

"Saya juga ingatkan kepada jajaran untuk tetap terbuka terhadap kritik masyarakat sebagai bagian dari evaluasi kinerja. Puluhan penghargaan telah diraih, namun kritik tetap ada. Tetap semangat melayani dan sabar mengabdi," katanya.

Sebelumnya Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono Hasan telah menandatangani komitmen antikorupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meliputi transparansi dalam pelaksanaan tugas, penguatan integritas kelembagaan, serta pengawasan yang ketat terhadap perencanaan dan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.