Terungkap! PSIM Pilih Lawan Berat di Jeda Liga, Bukan Sekadar Cari Menang
Kamis, 11 Des 2025, 20:58 WIBJAKARTA -Â Manajer PSIM Yogyakarta Razzi Taruna memanfaatkan jeda kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan menggelar dua laga uji coba tertutup melawan PSIS Semarang dan Garudayaksa FC.Â
Manajemen menegaskan bahwa pertandingan ini diprioritaskan untuk menjaga kebugaran dan ritme permainan para pemain, bukan mengejar kemenangan.
"Kami mencoba mencari lawan uji tanding yang levelnya setara atau bahkan di atas kami. Kami merencanakan dua laga uji coba, yakni melawan PSIS Semarang dan Garudayaksa FC," ungkap Razzi.
Ia menambahkan jika pertandingan uji coba ini bersifat tertutup dan pada laga ini skor akhir bukanlah prioritas utama karena ada aspek lain yang mereka utamakan.
"Tujuan uji tanding ini bukan semata-mata mencari kemenangan. Fokus utamanya adalah menjaga kebugaran dan mengembalikan intensitas pertandingan (match fitness)," jelas Razzi.
"Uji tanding ini dilaksanakan secara tertutup. Kami tidak memiliki rencana untuk menggelar laga secara terbuka dengan penonton, ataupun dikomersialkan," sambung dia.
Razzi menjelaskan sebelumnya tim PSIM Yogyakarta telah diberikan masa libur selama satu pekan untuk dimanfaatkan para pemain menyegarkan mental sebelum kembali ke rutinitas latihan.
Setelah libur selama satu pekan, penggawa Laskar Mataram telah berkumpul kembali dan memulai latihan sejak Senin (8/12) lalu di Yogyakarta.
Setelah menjalani rutinitas latihan, Razzi menjelaskan pertandingan uji coba juga dibutuhkan oleh Ze Valente serta kolega selai meningkatkan aspek fisik.
"Untuk tetap menjaga ritme permainan, kebugaran, dan intensitas bermain, salah satu cara yang kami tempuh adalah menggelar laga uji tanding," tutup dia.
- psim yogyakarta
- bri super league
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Gerak Cepat Atasi Karhutla, Khofifah: BNPB Kirim Satu Helikopter "Water Bombing" Tambahan ke Bromo
-
Mendag: Empat Miliar Produk Lokal Terjual Melalui Akselerasi
-
Bukan Bali, Simeulue Kini Diburu Wisman karena Ombaknya
-
Diisukan Kritis dan Bayang-Bayang Serangan AS, Mojtaba Khamenei Bertemu Pezeshkian Bahas Tekanan Perang hingga Krisis Ekonomi
-
93 Sekolah Rakyat Permanen Dibangun! Prabowo: Ini Cara Putus Rantai Kemiskinan
-
Bukan Lagi Sekadar Penghasil, Indonesia Mulai Rebut Kendali Harga Mineral
-
Bukan Pelengkap! Perempuan dan UMKM Kini Jadi Mesin Ekonomi Sumbawa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.