Peringatan dari BMKG: Bibit Siklon 91S Bisa Picu Bencana di Sumsel
Selasa, 09 Des 2025, 17:36 WIBPALEMBANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem di di Sumatera Selatan (Sumsel) menyusul terbentuknya Bibit Siklon Tropis 91S di Samudera Hindia.Â
Sistem ini diperkirakan memicu hujan sedang hingga lebat di 14 wilayah, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko bencana banjir, petir, angin kencang, dan longsor.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) Palembang Siswanto di Palembang, Selasa, mengatakan dari hasil analisa BMKG teridentifikasi Bibit Siklon Tropis 91S yang mulai terbentuk sejak 7 Desember 2025 di Samudera Hindia barat daya Lampung.
Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, lanjutnya, pusat sirkulasi bibit siklon berada di perairan lepas dengan kekuatan angin sekitar 37 kilometer per jam dan tekanan udara rendah, yang menandakan adanya potensi gangguan cuaca.
Dalam 24 jam ke depan, kata dia, intensitas Bibit Siklon Tropis 91S diperkirakan masih bertahan, meski sirkulasinya mulai melemah dan bergerak ke arah timur laut. Kecepatan angin maksimum terpantau mencapai 20 knot.
Peluang Bibit Siklon Tropis 91S menjadi siklon masih rendah dalam 2â3 hari ke depan. Meski begitu suhu muka laut yang hangat dan pengaruh Indian Ocean Dipole (IOD) negatif meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan memperbesar potensi hujan di Sumsel.
Dalam 48 jam ke depan, sirkulasi sistem ini diprakirakan kembali menguat dengan kecepatan angin maksimum sekitar 20 knot. Namun dalam 72 jam ke depan, kata dia, intensitasnya berangsur melemah dengan kecepatan angin berkisar 15â20 knot.
Pengaruh Bibit Siklon 91S diperkirakan memicu hujan pada 14 wilayah di Sumsel dengan intensitas sekitar 20â50 mm hingga 50â100 mm.
BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan serta mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah dataran tinggi dan rendah.
Adapun daerah yang berpotensi mengalami hujan, antara lain Musi Rawas Utara, Musi Rawas, Kota Lubuklinggau, Empat Lawang, Lahat, Pagaralam, Muara Enim, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, OKU Timur, Musi Banyuasin, PALI (Penukal Abab Lematang Ilir), Prabumulih, dan Ogan Komering Ilir (OKI)
Oleh sebab itu pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah antisipatif guna meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, petir, dan longsor.
"Pemerintah daerah juga diminta berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri, agar penanganan berjalan optimal," kata Siswanto.
- bmkg
- cuaca ekstrem
- sumsel
- prakiraan cuaca
- bibit siklon 91s
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Dua Bencana Mengintai Indonesia Sekaligus, BNPB Rilis Warning Keras Kesiapsiagaan di Wilayah Ini
-
Linette Kejutkan Swiatek di Miami Open, Juara Wimbledon Tersingkir Dini
-
BMKG Prediksi Jakarta Cerah Pagi Ini, Tapi Siap-siap Digeruduk Hujan Saat Pulang Kantor
-
Cuaca Ekstrem di Cianjur Akibatkan 16 Rumah Rusak
-
Puluhan Rumah di Ciamis Rusak Terdampak Cuaca Ekstrem
-
Jakarta dan Bandung Siaga? Cek Daftar Kota yang Bakal Diterjang Hujan Hari Ini
-
Jembatan Sitanggal Brebes Retak: Menteri PU Instruksikan Percepat Mitigasi Risiko, Jangan Tunggu Rusak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.