• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Pasca Dibredel, Jimmy Kimm...

Pasca Dibredel, Jimmy Kimmel Perpanjang Kontrak Acara Larut Malam dengan ABC

Selasa, 09 Des 2025, 11:03 WIB

LOS ANGELES - Jimmy Kimmel telah memperpanjang kontraknya dengan ABC milik Disney selama satu tahun, ungkap beberapa sumber pada hari Senin (8/12), beberapa bulan setelah acara larut malamnya  dihentikan penayangannya akibat konfrontasi dengan pemerintahan Presiden Donald Trump.

Ia akan terus menjadi pembawa acara "Jimmy Kimmel Live!" hingga pertengahan tahun 2027, ungkap seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada AFP.

Ket. Foto: Jimmy Kimmel saat syuting acaranya di Capitan Entertainment Centre pada 23 September 2025. — Sumber: AFP/ABC

Kontraknya seharusnya berakhir pada bulan Mei tahun depan.

Langkah ini diambil setelah pertikaian antara Gedung Putih dan Kimmel pasca pembunuhan aktivis sayap kanan Charlie Kirk.

Kimmel, yang sering mengkritik Trump dan lingkaran dalamnya, membuat jengkel kaum konservatif ketika ia mengatakan "geng MAGA" mencoba mengeksploitasi pembunuhan di kampus tersebut.

Ketua Komisi Komunikasi Federal (FCC) Trump, Brendan Carr, tampaknya mengancam lisensi afiliasi ABC yang menyiarkan acara tersebut kecuali mereka memecat Kimmel.

Dua perusahaan yang memiliki puluhan afiliasi tersebut -- Nexstar dan Sinclair -- kemudian mengumumkan akan menghapus acara tersebut dari jadwal mereka, yang mendorong Disney menangguhkan acara tersebut secara nasional.

Namun setelah mendapat reaksi keras dari publik dan Hollywood, Kimmel kembali mengudara setelah jeda selama seminggu, menyampaikan monolog yang menggemparkan di mana ia mengecam upaya pemerintah untuk menyensornya sebagai "anti-Amerika."

Ia terus mengkritik Trump, mengejeknya karena tertidur dalam rapat, dan karena salah mengucapkan nama-nama pemimpin internasional yang dengannya ia sesumbar telah menjadi perantara perjanjian damai.

Sementara itu, Trump tidak menunjukkan tanda-tanda akan menyerah dalam upayanya meng-cancel Kimmel.

Pada upacara penghargaan yang direvisi di Kennedy Center pada Minggu malam, ia menyebut komedian itu "mengerikan," karena ia memprediksi rating yang sangat tinggi untuk acara tersebut.

"Jika saya tidak bisa mengalahkan Jimmy Kimmel dalam hal bakat, maka saya rasa saya tidak pantas menjadi presiden," katanya.

  • Jimmy Kimmel

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.