Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dulu Selamatkan Korban Tsunami, Kini Gajah-Gajah Ini Kembali Bantu Bencana Aceh

📅 Selasa, 09 Des 2025, 17:58 WIB | Oleh:

"Alhamdulillah, dengan adanya gajah ini sudah sangat membantu, nanti untuk pembersihan lanjutan semoga ada yang bantu lagi," katanya.

Alatif menceritakan, pada Selasa malam (25/11), di tengah hujan deras, ia melihat air mulai naik ke halaman rumah, tetapi mereka sekeluarga tetap bertahan karena mengira hanya banjir biasa.

Lalu, ketika jam menunjukkan pukul 03.00 WIB, air dari sungai diseberang rumahnya mulai tinggi dengan membawa kayu-kayu patahan, akhirnya mereka menyelamatkan diri.

Mereka sekeluarga kabur dari kepungan banjir dengan memanfaatkan puing-puing kayu yang melewati pintu rumah.

Mereka memegangnya erat agar tak tenggelam, hingga akhirnya Alatif dan sekeluarga selamat setelah berhasil menjauh hingga ke jalan utama.

"Caranya kami selamat dengan memegang kayu-kayu banjir, itu membawa kami ke jalan besar yang air tidak deras lagi," ujarnya.

Dia berharap, setelah kayu-kayu dibersihkan, pemerintah atau relawan manapun mau membantu untuk membersihkan tanah yang juga menutup rumahnya.

"Selanjutnya kalau ada bantuan membersihkan tanah kita sangat bersyukur. Kita mohon agar dibantu, atau membantu kami dibuatkan rumah baru, karena ini satu-satunya harta," katanya.

Kini, Alatif tinggal sementara di tenda pengungsian dengan sehelai pakaian yang kini digunakan. Seluruh barang tidak berhasil diselamatkan.

Kalaupun tidak ada yang membantu, Alatif akan berjuang sendiri membersihkannya, dan berusaha memperbaiki kembali rumah sedikit demi sedikit.

Baginya, ini adalah musibah yang harus diterima dengan lapang dada.

"Kalau tidak ada yang bantu, ya sudah ngak apa-apa. Ini musibah bagi saya. Harapannya hanya kepedulian dari pemerintah. Saya terus berusaha dan berdoa," kata Alatif.

Di antara suara belalai yang mengangkat puing, seruan mahaout, dan mata Alatif yang tak henti menatap gerak gajah, kehadiran empat hewan besar ini membawa secercah harapan baginya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.