Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Thailand-Kamboja Memanas, Ribuan Warga Sipil Dievakuasi

9 Senin, 08 Des 2025, 14:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Thailand-Kamboja Memanas, Ribuan Warga Sipil Dievakuasi Thailand-Kamboja Memanas, Ribuan Warga Sipil Dievakuasi Doc: AFP/AKP
Ket. Foto yang dirilis Agence Kampuchea Press (AKP) pada 8 Desember 2025, menunjukkan warga mengungsi menyusul bentrokan di sepanjang perbatasan Kamboja-Thailand di Provinsi Oddar Meanchey.

BANGKOK - Thailand melancarkan serangan udara di sepanjang perbatasan yang disengketakan dengan Kamboja pada hari Senin (8/12), kedua belah pihak saling tuding telah melanggar gencatan senjata awal tahun ini.

Gencatan senjata tersebut menegang pada awal November setelah pasukan Thailand terluka akibat ranjau darat, yang menyebabkan Thailand mengumumkan penangguhan implementasi perjanjian tersebut tanpa batas waktu.

Setidaknya satu tentara Thailand tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam bentrokan terbaru, kata seorang juru bicara militer Thailand. Ia mengatakan dukungan udara telah dikerahkan untuk menyerang sasaran militer Kamboja.

Tiga warga sipil Kamboja mengalami luka serius dalam pertempuran sejauh ini, menurut seorang pejabat senior provinsi Kamboja. Kementerian Pertahanan Kamboja mengatakan pasukannya tidak membalas.

Pertempuran baru mendorong evakuasi di sepanjang perbatasan di kedua belah pihak.

Lebih dari 1.100 keluarga di Oddar Meanchey telah dievakuasi, menurut informasi terbaru dari otoritas Kamboja.

Politisi oposisi Kamboja, Meach Sovannara, mengatakan kepada Reuters dalam sebuah pesan audio, warga sipil juga telah menjauh dari pertempuran di sepanjang perbatasan.

Militer Thailand menyatakan lebih dari 385.000 warga sipil di empat distrik perbatasan sedang dievakuasi, dengan lebih dari 35.000 orang ditampung di tempat penampungan sementara.

Latar Belakang Konflik 

Selama lebih dari satu abad, Thailand dan Kamboja berselisih mengenai beberapa bagian perbatasan bersama mereka, sebuah wilayah yang belum pernah sepenuhnya dibatasi batasnya.

Batas tersebut awalnya dipetakan pada tahun 1907 oleh Prancis selama masa penjajahan atas Kamboja, berdasarkan kesepakatan untuk mengikuti garis batas air alami wilayah tersebut.

Ketegangan berkobar secara berkala selama bertahun-tahun, yang paling intens meletus pada tahun 2008.

Episode tersebut bermula dari langkah Kamboja untuk menetapkan kuil Preah Vihear abad ke-11 sebagai situs Warisan Dunia UNESCO, yang memicu pertempuran mematikan antara kedua militer.

Kekerasan kemudian memuncak pada tahun 2011 dengan pertempuran artileri yang berkepanjangan selama seminggu.

Saat itu, Kamboja mengajukan permohonan kepada Mahkamah Internasional atau (International Court of Justive/ICJ), meminta klarifikasi atas putusan tahun 1962 yang memberikan kuil tersebut kepada Kamboja, dan mengeluarkan langkah-langkah untuk mencegah konfrontasi militer lebih lanjut.

Pada tahun 2013, ICJ menegaskan kembali bahwa seluruh tanjung kuil berada dalam wilayah Kamboja—sebuah keputusan yang masih menimbulkan rasa sakit hati bagi banyak warga Thailand.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...

BNPB Perketat Aspek Keselamatan

51 menit yang lalu | Ones

Nasional
BNPB Perketat Aspek Keselam...
Nasional
Polri Harus Tuntaskan Kasus...
Megapolitan
Peningkatan Kunjungan Wisat...
Nasional
Proses Distribusi Genteng P...
Advertisement
Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.