- Home
-
- Luar Negeri
-
- Moskow Terdesak, Uni Eropa...
Moskow Terdesak, Uni Eropa Bakal Bekukan Permanen Aset Russia
Senin, 08 Des 2025, 15:21 WIBMOSKOW - Pembekuan aset Russia di Uni Eropa kemungkinan akan berlaku permanen setelah pejabat Eropa menemukan klausul dalam UU mereka yang memungkinkan keputusan itu dibuat tanpa suara bulat di antara negara-negara anggota, lapor Financial Times.
Menurut surat kabar itu, hingga saat ini, setiap negara dapat membatalkan seluruh sanksi Eropa dan memberi Russia akses ke dana cadangannya, karena sanksi harus diperbarui dengan suara bulat setiap enam bulan.
Paket legislatif baru akan memungkinkan Uni Eropa untuk membekukan aset Russia secara permanen, karena Brussels telah menemukan sebuah pasal dalam perjanjian yang menyatakan bahwa dalam kondisi gejolak ekonomi yang parah, Uni Eropa diperbolehkan untuk mengambil tindakan tanpa suara bulat, demikian menurut publikasi tersebut.
Komisi Eropa secara obsesif berusaha keras untuk mendapatkan persetujuan negara-negara Uni Eropa untuk menggunakan aset kedaulatan Russia bagi Kiev yang berjumlah antara 185 miliar hingga 210 miliar euro.
UE sedang membahas agar asset diberikan dalam bentuk pinjaman, yang wajib dikembalikan Ukraina setelah berakhirnya konflik dan jika "Moskow membayar ganti rugi material akibat perang yang dimulainya".
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Russia telah menyatakan bahwa gagasan Uni Eropa agar Russia membayar ganti rugi kepada Ukraina tidak realistis, karena Brussel telah lama terlibat dalam pencurian aset Russia.
Setelah dimulainya operasi khusus Russia di Ukraina, Uni Eropa dan negara-negara G7 membekukan hampir separuh cadangan emas dan devisa Russia, yang berjumlah sekitar 300 miliar euro.
Dari jumlah tersebut, lebih dari 200 miliar euro disimpan di Uni Eropa, termasuk 180 miliar euro dalam rekening di Euroclear Belgia, salah satu sistem kliring dan penyelesaian terbesar di dunia.
Komisi Eropa mengatakan bahwa dari Januari hingga November 2025, UE telah mentransfer 18,1 miliar euro ke Ukraina dari hasil aset Russia yang dibekukan. Ant/Sputnik
- Uni Eropa
- vladimir putin
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Ikan Nila Jadi Primadona di Kabupaten Gunung Mas, Penjualan Benih Tembus 1.830 Ekor di Awal 2026
-
Russia Sebut Krisis Timur Tengah Ikut Menekan Ekonomi Global
-
Universitas Hasanuddin Terima 3.489 Calon Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026
-
Atlet Wushu Asal Jambi Raih Dua Perak di Kejuaraan Dunia Junior 2026
-
Kisah Unik di Balik Mouse Komputer Pertama Kali Terbuat dari Kayu
-
Gunung Dukono Erupsi Lagi, Semburkan Abu Vulkanik hingga 1.200 Meter
-
Terbang 12 Jam Non-stop, Presiden Prabowo Temui Putin Malam Ini, Indonesia Siap Amankan Pasokan Minyak Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.