Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Datangkan 200 Helikopter untuk Kesiapsiagaan Bencana di 'Ring of Fire'

📅 Sabtu, 06 Des 2025, 08:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Prabowo Datangkan 200 Helikopter untuk Kesiapsiagaan Bencana di 'Ring of Fire' Doc: DPP Partai Golkar
Ket. Tangkapan layar - Presiden RI Prabowo Subianto berpidato dalam agenda Puncak HUT Ke-61 Partai Golkar di Jakarta, Jumat (5/12/2025).

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengemukakan bahwa pemerintah mendatangkan hingga 200 unit helikopter ke Indonesia mulai awal 2026 untuk memperkuat kemampuan alutsista hingga mendukung operasi kemanusiaan dalam kesiapsiagaan penanganan bencana, mengingat Indonesia memang berada di "ring of fire" yang rentan musibah.

Hal itu disampaikan Kepala Negara dalam pidatonya pada Puncak HUT Ke-61 Partai Golkar di Jakarta, Jumat, ketika menyinggung respons cepat pemerintah terhadap bencana banjir besar yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan sekitarnya.

"Minggu ini, helikopter baru datang 5 buah minggu ini, dan terus berdatangan dan saya sudah perintahkan mulai Januari tahun depan dan seterusnya, kita akan datangkan 200 helikopter," katanya mengawali pidato.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyampaikan empati mendalam kepada warga yang tengah terdampak bencana.

Ia menegaskan bahwa meski Indonesia kerap diuji oleh musibah, bangsa ini selalu mampu bangkit berkat kekuatan kolektif dan kerja cepat seluruh komponen negara.

Ia menyoroti bahwa dalam peristiwa banjir kali ini, negara bergerak sigap dengan pengerahan 50 helikopter yang sudah beroperasi di kawasan terdampak.

Presiden Prabowo kemudian mengungkapkan bahwa lima helikopter tambahan baru tiba pekan ini dan penguatan armada akan terus berlangsung.

Menurut Presiden Prabowo, pengadaan alutsista bukan semata untuk pertahanan, tetapi juga kebutuhan mendesak dalam menghadapi realitas geografis Indonesia yang berada di kawasan ring of fire, sehingga rentan bencana.

Ia menanggapi kritik sebagian pihak yang mempertanyakan pembelian alutsista dalam jumlah besar. Presiden menegaskan bahwa pemimpin harus mampu melihat jauh ke depan dan mempersiapkan negara menghadapi skenario terburuk.

“Kalau ada bencana, kalau ada musibah, kalau ada perang sekalipun, kita tidak bisa datang ke suatu toko beli helikopter, tidak ada,” kata Presiden.

Ia menambahkan, pemerintah akan terus mengerahkan seluruh kapasitas, termasuk pesawat angkut Hercules C-130J dan Airbus A400 yang baru tiba, demi percepatan pemulihan korban bencana di seluruh penjuru Tanah Air.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Kala Trump Berseloroh Mau U...
Luar Negeri
Iran Jadikan Selat Hormuz A...
Megapolitan
Pembubaran Ibadah di GKPI, ...
Advertisement
Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.