Netflix Umumkan Bakal Akusisi Warner Bros. Senilai Rp1,3 Kuadriliun

Sabtu, 06 Des 2025, 12:50 WIB

NEW YORK - Raksasa streaming Netflix mengatakan pada hari Jumat (5/12), mereka akan membeli studio film dan televisi Warner Bros. Discovery senilai hampir $83 miliar atau sekitar Rp1,38 kuadriliun, sebuah kesepakatan konsolidasi terbesar industri hiburan dekade ini.

Akuisisi yang akan menghadapi pengawasan regulasi oleh pemerintahan Trump dan ditentang oleh nama-nama besar di Hollywood tersebut memberi akses Netflix ke katalog film yang luas serta layanan streaming bergengsi HBO Max.

Ket. Foto: Netflix akan membeli studio film dan televisi Warner Bros. Discovery — Sumber: AFp/Deadline

Akusisi ini tidak termasuk saluran kabel seperti CNN, TNT, TBS dan Discovery, yang dipisahkan oleh Warner Bros. Discovery sebelum kesepakatan ditutup.

Selama beberapa dekade, Warner Brothers telah memproduksi film klasik termasuk "Casablanca" dan "Citizen Kane," serta film-film blockbuster terbaru termasuk "The Sopranos", "Game of Thrones", dan film "Harry Potter".

"Bersama-sama, kita dapat memberikan lebih banyak hal yang kita sukai kepada penonton dan membantu mendefinisikan abad penceritaan berikutnya," kata Ted Sarandos, salah satu CEO Netflix , yang telah memproduksi film-film laris global termasuk "Stranger Things," "KPop Demon Hunters," dan "Squid Games."

Kesepakatan terbesar sebelumnya adalah akuisisi Fox senilai $71 miliar oleh Disney pada tahun 2019.

Nilai transaksi Warner Bros. Discovery sebesar $27,75 per saham, yang menyiratkan nilai ekuitas total sekitar $72,0 miliar dan nilai perusahaan -- termasuk utang -- sekitar $82,7 miliar.

Di tengah gema kritik dan kebingungan tentang kesepakatan itu, harga saham Netflix anjlok lebih dari tiga persen pada hari Jumat.

"Pengumuman hari ini menggabungkan dua perusahaan penceritaan terhebat di dunia," kata David Zaslav, Presiden dan CEO Warner Bros. Discovery, dalam pernyataannya.

Transaksi tersebut, yang disetujui dengan suara bulat oleh dewan kedua perusahaan, akan ditutup dalam waktu 12 hingga 18 bulan, kata mereka.

"Netflix bermaksud untuk mendominasi Hollywood," kata Kathleen Brooks, direktur penelitian di XTB, sebuah firma perdagangan dan investasi.

Analis tersebut memperingatkan sejumlah potensi masalah seputar kesepakatan tersebut, termasuk kekhawatiran akan monopoli Netflix setelah menguasai "raksasa dalam bisnis TV dan film."

Antimonopoli

Brooks memperkirakan adanya masalah politik mengingat kesepakatan sebesar ini akan memerlukan persetujuan regulasi dari otoritas antimonopoli di AS, dan mungkin di tempat lain.

Menurut New York Post, pejabat Gedung Putih baru-baru ini menyatakan kekhawatiran tentang akuisisi Netflix, yang mereka yakini dapat memberikan platform tersebut posisi dominan di pasar konten AS.

Perusahaan induk HBO, CNN dan studio film Warner Bros. secara resmi mengajukan penjualan pada bulan Oktober setelah menerima sejumlah tawaran yang tidak diminta, menyisihkan rencana pemisahan menjadi dua entitas terpisah -- satu berfokus pada layanan streaming dan studio, dan yang lainnya pada jaringan kabel tradisional.

Warner Bros Discovery awalnya menjadi incaran Paramount -- yang baru-baru ini diakuisisi oleh keluarga miliarder pendiri Oracle, Larry Ellison, salah satu orang terkaya di dunia dan sekutu Trump.

Netflix telah bergabung dengan Paramount Skydance dan Comcast, pemilik NBCUniversal, dalam putaran kedua lelang yang dinegosiasikan sepanjang liburan Thanksgiving AS.

Netflix, layanan streaming terbesar di dunia dengan lebih dari 280 juta pelanggan di seluruh dunia, telah mengupayakan pinjaman jembatan dengan total puluhan miliar dolar untuk membiayai akuisisi, menurut sumber yang dikutip oleh Bloomberg.

Para pemain papan atas Hollywood telah menyuarakan pilihan mereka agar Warner Bros. tidak berakhir di tangan Netflix , dengan mengutip kekhawatiran bahwa perusahaan streaming tersebut sebagian besar berupaya membatasi perilisan film produksinya di bioskop.

Sutradara "Titanic" James Cameron, berbicara sebelum pengumuman hari Jumat, menyebut pengambilalihan Warner Bros. oleh Netflix sebagai "bencana."

Netflix mengatakan pihaknya bermaksud mempertahankan perilisan film bioskop Warner Bros dan memperluas produksi konten AS meskipun perusahaan tersebut secara teratur menyatakan keyakinannya bahwa era bioskop pada dasarnya sudah berakhir. 

Pertarungan streaming dan kemunduran hiburan tradisional menyebabkan reorganisasi strategis besar-besaran di kalangan pemain besar Hollywood. 

Pada tahun 2021, Amazon mengakuisisi studio Hollywood legendaris MGM senilai $8,45 miliar, mendapatkan katalog lebih dari 4.000 film, termasuk waralaba James Bond dan Rocky. 

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Bali Kirim Lima Truk Berisi Kebutuhan Warga

Seru, Komplek TNI AU Waringin Permai Laksanakan Upacara Bendera, Perlombaan Olahraga hingga Panggung Hiburan

Rektor UI: Masih Banyak PR Pendidikan yang Harus Diselesaikan

Pemerintah Kabupaten Tangerang Siap Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana NTT

Program Pendidikan Gratis Papua Tengah Jangkau 64.000 Pelajar dan Mahasiswa

Gempa Flores, Polda NTT Berangkatkan 125 Personel Bantu Penanganan

Hayooo Tebak, Siapa Menang Duel Janice dan Mirra Andreeva di Cincinnati?

Terkendala Lahan, Kodim Banyumas Sebut 182 dari Target 331 Gerai Kopdes Merah Putih Telah Selesai Dibangun

Kodim 0701/Banyumas Sebut 182 Gerai KDKMP Telah Dibangun

Gunakan Kain Songket dan Ronce saat Peringatan HUT Ke-81 RI, Presiden Prabowo Dinilai Bawa Identitas dan Budaya RI

Persiapan Asian Games, Voli Putra Pemanasan di Kamboja

BPBD Menyebut Asap Karhutla di Jambi Berkurang Dampak Turun Hujan

20.500 Narapidana di Jabar Dapatkan Remisi HUT RI

Lestarikan Budaya Lokal, Pemkot Sorong Susun Konsep Penerapan Bahasa Moi di Sekolah

Pangdam XVII/Cenderawasih: Perayaan HUT Ke-81 RI di Papua Berlangsung Aman

Momentum Bersejarah, 73 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi di Pontianak Ikuti Upacara Perdana Peringatan HUT Ke-81 RI

Pemprov Jambi Luncurkan Program Pemutihan Pajak di HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Program Zero Waste to Money Banyumas Mulai Menampakkan Hasil

Bupati Banyumas Pastikan Bus Trans Banyumas Tetap Beroperasi

Praktik Digitalisasi akan Dimanfaatkan Kalbar untuk Mengembangkan Ekonomi Kreatif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.