TNI AL Kerahkan KRI Dr Soeharso untuk Banjir Aceh Tamiang: Logistik dan Layanan Medis
Jumat, 05 Des 2025, 03:15 WIBJAKARTA -Â TNI Angkatan Laut (AL) mengerahkan KRI rumah sakit Dr Soeharso untuk mengirim logistik sekaligus memberikan layanan kesehatan bagi warga terdampak banjir di Aceh Tamiang.
Kapal yang dilengkapi fasilitas medis lengkap itu menjadi bagian dari upaya pemulihan yang digelar tanpa batas waktu hingga kondisi wilayah kembali pulih.
Dansatgas Penanggulangan Bencana Alam TNI AL di Sumatera Kolonel Laut (P) Afif Yuhardi Putera mengatakan kegiatan merupakan bentuk dari komitmen TNI AL mendukung proses pemulihan pascabencana banjir di Aceh.
Afif menjelaskan, untuk hari ini KRI Dr Soeharso membawa logistik yang terdiri dari makanan hingga pakaian untuk para korban banjir di Tamiang.
"Total sembako yang disalurkan di KRI Soeharso sebanyak 500 sak beras, 250 dus mie 350 dus air mineral, minyak goreng, snack ada matras untuk tempat tidur dan beberapa karung gula beberapa karung pakaian baru dari Jakarta," kata Afif saat dikonfirmasi di lokasi.
Logistik tersebut dibagikan kepada kapal-kapal nelayan untuk selanjutnya didistribusikan ke wilayah terdampak banjir melalui jalur sungai. Selain lewat jalur sungai, TNI AL juga mengerahkan helikopter untuk mengantar logistik ke titik yang sulit diakses lewat jalur darat.
Tidak hanya mendistribusikan logistik, KRI Dr Soeharso juga sempat memberikan layanan kesehatan kepada beberapa masyarakat korban banjir.
Menurut Afif, KRI ini memang telah dilengkapi ragam fasilitas kesehatan berkualitas seperti ruang operasi, ruang rawat hingga fasilitas rontgen layaknya rumah sakit pada umumnya. Personel KRI juga terdiri dari prajurit dan petugas kesehatan dari TNI dan Universitas Pertahanan.
Afif melanjutkan, di waktu yang sama, KRI dr Radjiman Wedyodiningrat juga tengah digerakkan ke wilayah Sibolga untuk melakukan tugas yang sama yakni memberikan logistik sekaligus membuka layanan kesehatan untuk para korban.
Afif memastikan, kegiatan pendistribusian bantuan ini akan terus dilakukan oleh jajaran TNI AL guna mendukung proses pemulihan pascabencana.
Senada dengan hal tersebut, Komandan KRI Dr Soeharso Letkol Laut (P) Imam Budi Hajar mengatakan pihaknya akan terus bertugas di wilayah Aceh Tamiang hingga situasi kondusif.
"Sampai benar benar pulih, jadi tanpa batas waktu. Kecuali dari pimpinan dan pemerintah menyatakan selesai," tutup dia.
- tni al
- banjir bandang
- bencana alam
- banjir aceh
- kri dr soeharso
- layanan medis
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
BUMN Bangun 600 Hunian Sementara Pascabanjir Aceh, Targetkan 15.000 Unit
-
Jembatan Antardesa Terputus Akibat Banjir Bandang di Desa Padahurip Garut
-
Kronologi Sampai Bekas Kapolres Didik Jadi Tersangka
-
Pengunjung Sepi, Tulungagung Perbanyak Agenda Wisata di Pantai Gemah
-
Anda Ibu Menyusui dan Ingin Tetap Berpuasa? Simak Kiat Ini Agar Produksi ASI Terjaga
-
Pasca Banjir Bandang Sitaro 11 KK Masih Bertahan di Pengungsian
-
iOS 27 Disiapkan Jadi Perubahan Besar untuk Apple
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.