Kronologi Sampai Bekas Kapolres Didik Jadi Tersangka

Rabu, 18 Feb 2026, 13:15 WIB

MATARAM – Memang sangat mengherankan orang dengan jabatan sekelas Kapolres kok jadi konsumen narkoba dan kemungkinan juga penjual barang haram tersebut seperti Ajun Komisaris Besar Polisi Didik Putra Kuncoro (DPK). Ada perjalanan sampai dia ditetapkan menjadi tersangka. Ini adalah hasil pengembangan penyidikan kasus pidana narkoba di bawah kendali Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat yang sebelumnya menetapkan Ajun Komisaris Polisi Malaungi sebagai tersangka.

Status AKBP Didik sebagai tersangka dalam kasus pidana narkoba terungkap dari pernyataan kuasa hukum AKP Malaungi, Asmuni di Mataram, Rabu. "AKBP Didik sudah jadi tersangka," katanya.

Ket. Foto: mencoreng kepolisian — Sumber: ist

Asmuni menguatkan informasi tersebut dengan menyampaikan bahwa dirinya kini sedang memberikan pendampingan hukum terhadap kliennya, AKP Malaungi menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk AKBP Didik dalam status tersangka di Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB. "Saya masih dampingi pemeriksaan AKP Malaungi sebagai saksi," ucap dia.

Selain menjalani pemeriksaan sebagai saksi di kasus pidana narkoba, Asmuni mengungkapkan bahwa kliennya pada hari Selasa (17/2), kliennya menjalani pemeriksaan di hadapan Divisi Propam Mabes Polri untuk persoalan etik AKBP Didik. "Kalau yang di propam, sudah Selasa kemarin (17/2)," ujarnya.

Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid yang dikonfirmasi tentang informasi dari kuasa hukum AKP Malaungi, belum memberikan tanggapan, baik melalui sambungan telepon maupun pesan tertulis melalui aplikasi WhatsApp. AKBP Didik sebelumnya diinformasikan secara resmi oleh Mabes Polri berstatus tersangka atas kepemilikan narkoba.

Dari penyidikan Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kepala Polres Bima Kota nonaktif tersebut ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran Pasal 609 ayat (2) huruf a KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Ketentuan Pidana serta Pasal 62 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

AKBP Didik ditetapkan sebagai tersangka dari hasil pengembangan penangkapan dua asisten rumah tangganya, Bripka KIR dan istri Didik, inisial AN. Mabes Polri menemukan barang bukti sabu 30,415 gram di rumah pribadi keduanya.

Tim Mabes Polri juga menggeledah rumah pribadi AKBP Didik di Tangerang pada 11 Februari 2026 dengan menemukan sabu seberat 16,3 gram, ekstasi 50 butir, alprazolam 19 butir, Happy Five 2 butir, dan ketamin 5 gram.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.