- Home
-
- Luar Negeri
-
- Presiden Brasil Ingin Keri...
Presiden Brasil Ingin Keringanan Tarif Usai Telepon Trump
Jumat, 05 Des 2025, 00:20 WIBBRASILIA - Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, menginginkan lebih banyak keringanan tarif untuk barang-barang negaranya setelah berbicara via telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Selasa (2/12).
Dilaporkan kantor berita Xinhua, Kamis (4/12), dalam sebuah sesi wawancara, Presiden Lula mengatakan negaranya kemungkinan akan segera menerima kabar baik terkait perdagangan tersebut.
Sembari menyerukan agar tarif yang berlaku untuk barang ekspor Brasil dicabut, ia menggambarkan keputusan Washington DC baru-baru ini untuk menghapus tarif tambahan 40 persen terhadap produk-produk seperti daging, kopi, dan buah-buahan sebagai hal yang sangat positif.
"Saya menekankan bahwa masih ada produk-produk bea masuk lain yang perlu dibahas antara kedua negara," ujar Lula. "Brasil ingin bergerak cepat dalam negosiasi ini," imbuh dia.
Beberapa pekan lalu, AS menghapus tarif tambahan untuk lebih dari 200 produk Brasil setelah pertemuan antara Menteri Luar Negeri (Menlu) Brasil, Mauro Vieira, dan Menlu AS, Marco Rubio.
Pemerintah AS menjustifikasi kenaikan tarif tersebut sebagai cara untuk menekan Brasil agar mengambil langkah-langkah yang diinginkan oleh pemerintahan Trump.
Paket tarif ini mulai diberlakukan pada Agustus, di tengah ketegangan dalam hubungan bilateral, yang juga dipengaruhi oleh sanksi terhadap beberapa pejabat Brasil, sebuah isu yang masih belum terselesaikan.
Menurut Lula, percakapan tersebut merupakan kali ketiga kedua kepala negara itu berbicara sejak Washington DC memberlakukan sanksi dan tarif terhadap produk Brasil.
Lula dan Trump menggelar pertemuan singkat pada September lalu saat penyelenggaraan sesi Majelis Umum PBB (United Nations General Assembly/UNGA).
"Presiden Lula dan saya menjalin hubungan dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan saya yakin pertemuan itu menjadi landasan bagi dialog dan kesepakatan yang sangat baik di masa mendatang," tulis Trump di platform media sosial Truth Social.
"Saya berharap dapat segera bertemu dan berbicara dengannya. Akan ada banyak hal baik yang dihasilkan dari kemitraan yang baru terbentuk ini!" imbuh dia. Ant/Xinhua/AlJazeera/I-1
- Brasil
- Tarif Trump
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ancelotti Bawa Harapan Baru, Brasil Uji Kekuatan Maroko di Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Hasil Pertandingan Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Lolos ke Babak 32 Besar Usai Hancurkan Skotlandia 3-0
-
Maroko Dampingi Brasil Melaju ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Haiti 4-2
-
Kementrans Bertekad Ubah Transmigrasi Jadi Penggerak Ekonomi di Indonesia Timur
-
Amerika Serikat dan Vietnam Bersatu, Dominasi Tiongkok di Industri Chip Terancam Runtuh
-
Besok Ada Kegiatan Telkomsel Digital Run 2026, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup, Ini Rute Alternatif yang Bisa Dilalui!
-
Anda Mau Ikut Telkomsel Digiland Run 2026? Ini Daftar Lokasi Kantong Parkirnya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.