Fokus Garap Kompor Kaca, Niko Elektronik Mantapkan Langkah Kuasai Pasar Nasional
Rabu, 03 Des 2025, 08:15 WIBJAKARTA - Ketatnya persaingan peralatan rumah tangga, segmen kompor kaca menjadi salah satu arena paling sengit. Produk ini bukan lagi sekadar alat memasak, tetapi juga simbol gaya hidup modernâmewah, elegan, dan fungsional.Â
Selama ini pasar produk ini didominasi merek-merek Jepang dan Eropa mulai menarik perhatian pemain lokal yang ingin merebut hati konsumen dengan formula baru: produk berkualitas premium dengan harga terjangkau.
â¨
Salah satu pemain lokal yang serius menggarap segmen ini adalah PT Niko Elektronik Indonesia. Sejak 2019, Niko Elektronik memutuskan untuk menjadikan kompor kaca sebagai produk unggulan.Â
Langkah ini bukan tanpa riset. Dari hasil serangkaian Forum Group Discussion, perusahaan menemukan fakta menarik, banyak konsumen Indonesia mendambakan kompor kaca karena tampilan mewahnya, namun terkendala harga tinggi dan pilihan produk yang terbatas.
Menurut Siswo Handoyo Managing Director PT Niko Elektronik Indonesia, dari sisi pasar kompor kaca masih sangat besar dan seksi, karena belum semua rumah tangga di Indonesia menggunakan kompor gas, dan belum semua bisa memiliki kompor kaca dengan harga yang terjangkau.
âIni yang membuat Niko Elektronik semakin optmisitis. Dengan positioning affordable luxury, Niko Elektronik menargetkan konsumen kelas menengah yang ingin menghadirkan kesan elegan di dapur tanpa harus merogoh kantong terlalu dalam,â kata Siswo dalam keterangan tertulisnya, kamarin.
Semua kompor kaca Niko diproduksi di pabrik milik sendiri di kawasan Banjardowo, Semarang, yang menyerap lebih dari 1.000 tenaga kerja lokal.Â
Produk ini mengusung kaca tempered setebal 7â8 mm yang tahan panas hingga 180 derajat dan mampu menahan beban hingga 100 kgâstandar yang sekelas dengan produk global.
Selain itu, Niko Elektronik menawarkan varian terlengkap di pasar, mulai dari kompor atas meja dan tanam (1â3 tungku), hingga seri kompor safety dengan fitur seperti safety pin, timer, dan wind shield.Â
Untuk sektor usaha, Niko Elektronik bahkan memproduksi kompor portable, grill, dan kompor cor. Totalnya, lebih dari 30 varian sudah beredar di pasaran dengan harga mulai Rp300 ribuan hingga di bawah Rp2 juta.
Diakui Siswo Handoyo dalam membangun brand, Niko Elektronik tak sekadar mengandalkan produk. Strategi komunikasinya sangat agresif dan modern. Lewat kampanye 360° branding, Niko Elektronik tampil di berbagai kanal ATL dan BTL, memperkuat kehadirannya di pasar offline, online, dan modern market.
Tak berhenti di situ, Niko Elektronik juga menggandeng Chef Arnold Poernomo sebagai Brand Ambassador, sekaligus mensponsori berbagai acara kuliner populer seperti MasterChef Indonesia (Season 9â13), Junior MasterChef, dan Perang Dapur Indonesia 2024.
âDengan hadir di dapur-dapur inspiratif di televisi, kami ingin menunjukkan bahwa produk lokal juga bisa tampil elegan dan tangguh di hadapan koki profesional,â katanya.
Direktur Marketing Niko Elektronik, Tjandra Lianto menambahkan dari sisi layanan, Niko Elektronik mengedepankan after-sales service yang kuatâdengan garansi kaca seumur hidup, call center nasional, serta layanan teknisi ke rumah pelanggan di lebih dari 25 kota di Indonesia.
Meski kondisi ekonomi masih menantang dan daya beli belum sepenuhnya pulih, penjualan kompor kaca Niko tahun ini tetap stabil dibanding tahun sebelumnya. Kanal distribusi offline masih mendominasi 70%, sementara online berkontribusi 30% dengan tren pertumbuhan positif.
Tak hanya itu, sejak 2022 hingga 2024, penjualan Niko Elektronik menembus posisi tiga besar nasional dan menjadi peringkat pertama untuk merek lokal di kategori kompor kaca, berdasarkan riset pihak ketiga terhadap penjualan online.
Untuk mencapai ambisi menjadi penguasa pasar kompor kaca di Indonesia, Niko Elektronik terus menajamkan strateginya:
* Memperbanyak SKU dan channel distribusi
* Meningkatkan kualitas dan layanan purna jual
* Melakukan branding yang lebih masif
* Turun langsung ke pasar untuk menyerap aspirasi konsumen
âKami percaya, kekuatan brand lokal bukan hanya di harga, tapi di pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat Indonesia,â ujar Tjandra.
Sebagai merek lokal yang terus berinovasi, Niko Elektronik memahami kebutuhan rumah tangga setiap lini produknya dirancang untuk memberi kemudahan sekaligus kenyamanan.
Di dapur, Niko tampil dengan deretan produk andalan seperti kompor gas kaca, gas stove 1 burner, cooker hood, rice cooker, blender, food chopper, gas water heater, dan LPG regulator low pressure.Â
âDengan total produksi 100 ribu kompor/bulan, kontribusi penjualan kompor sekitar 70%, sisa 30% dari produk elektronik lokal lainnnya,â kata Tjandra.
Untuk menunjang kenyamanan rumah, Niko juga menghadirkan standing water dispenser dan stand fan dengan fitur hemat energi serta desain ergonomis. Sementara di lini audio, Niko menghadirkan hiburan berkualitas melalui trolley speaker, wooden trolley speaker, portable speaker, hingga car subwoofer.
Dengan inovasi yang terus berkembang, Niko Elektronik membuktikan diri sebagai merek lokal yang mampu bersaing di pasar nasionalâmenyajikan produk yang praktis, modern, dan dapat diandalkan di setiap sudut kehidupan.
Dengan kombinasi produk inovatif, harga kompetitif, dan layanan premium, Niko Elektronik sedang membuktikan bahwa keunggulan industri lokal bisa menyala lebih terangâbahkan di tengah sengitnya kompetisi global di dapur modern Indonesia.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.