Diancam Dibekukan Menkeu Purbaya, Dirjen Bea Cukai Janji Perbaiki Kinerja dan Citra Negatif
Rabu, 03 Des 2025, 13:15 WIBJAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama menyampaikan komitmen untuk memperbaiki kinerja, pelayanan, serta menghapus citra negatif Bea Cukai.
Hal itu ia sampaikan menanggapi ultimatum Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang membuka opsi mengembalikan sistem kepabeanan ke model Orde Baru jika pembenahan internal tak berjalan dengan baik.
"Intinya bahwa itu adalah bentuk koreksi. Yang pasti, Bea Cukai ke depan akan berupaya untuk lebih baik," ujar Djaka dalam Konferensi Pers Pemusnahan Barang Kena Cukai Ilegal Kanwil DJBC Jakarta, Rabu (3/12).
Untuk strategi pembenahan DJBC, Djaka menyebut transformasi budaya kerja dan peningkatan pengawasan sebagai prioritas.
"Mulai dari kultur, meningkatkan kinerja, kemudian meningkatkan pengawasan apakah itu di pelabuhan, di bandara. Tentunya kita akan memperbaiki semua pelayanan," katanya.
Menurut dia, perbaikan pelayanan harus dirasakan langsung masyarakat.
Djaka menjelaskan, sejumlah perbaikan sudah berjalan di DJBC, termasuk penggunaan teknologi akal imitasi (AI) guna memberantas praktik underinvoicing.
Lebih lanjut, menanggapi pernyataan Menkeu Purbaya yang meminta waktu satu tahun guna membenahi Bea Cukai.
Djaka menyatakan optimistis penuh terhadap target tersebut. âHarus optimistis. Kalau kita enggak optimistis, tahun depan kita selesai semua. Apakah mau pegawai Bea Cukai dirumahkan makan gaji buta? Tentu tidak akan mau," ujarnya.
Maka dari itu, ia menegaskan reformasi instansi tidak bisa dilakukan tanpa dukungan publik.
Djaka menyebut aspek yang perlu dibenahi mencakup kualitas sumber daya manusia (SDM), peralatan, hingga citra institusi. "Mungkin image di masyarakat bahwa Bea Cukai adalah sarang pungli itu sedikit demi sedikit kita hilangkan," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, jika kinerja Bea Cukai tidak menunjukkan perbaikan berarti, Ia mengancam dapat mengembalikan sistem pemeriksaan kepabeanan ke model era Orde Baru melalui pelibatan SGS.
Pada masa tersebut, sebagian pegawai Bea Cukai dirumahkan karena fungsi mereka digantikan SGS dan PT Surveyor Indonesia.
Meski menegaskan dirinya tidak sedang marah, Purbaya meminta seluruh jajaran Kemenkeu bekerja serius.
Pelibatan SGS hanya sebagai opsi cadangan bila pembenahan internal mandek. Namun ia tetap optimistis, terutama karena teknologi internal Bea Cukai kini berkembang pesat.
Adapun Purbaya menyoroti dua persoalan utama yang harus segera dibenahi, yakni praktik underinvoicing ekspor serta lolosnya barang ilegal.
- Dirjen Bea Cukai
- Menkeu Purbaya
- Perbaiki Kinerja
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Tradisi Koko’o Ketuk Sahur Meriahkan Puasa Ramadan di Gorontalo
-
Usai Kalah di Praperadilan, Mantan Menag Yaqut Langsung Dipanggil KPK Lagi
-
KPK Panggil Gus Alex sebagai Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Kemenangan Depan Mata Buyar, Hangtuah Kena "Prank" Bogor Hornbills di GOR Laga Tangkas
-
Truk Sapi Rem Blong di Nagreg, 1 Pemudik Tewas!
-
Imlek Nasional 2026 jadi Momentum Perkuat Nilai Kepedulian Sosial Lalui Gerakan Berbagi Cahaya
-
Carlos Pena: Persita Tangerang Fokus Tatap Laga Hadapi Persija Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.