- Home
-
- Luar Negeri
-
- Bergeser, AS Fokuskan Kemb...
Bergeser, AS Fokuskan Kembali G20 Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kemakmuran
Rabu, 03 Des 2025, 01:10 WIBWASHINGTON - Amerika Serikat (AS) secara resmi telah meneruskan Presidensi G20 dari Afrika Selatan (Afsel) dan berkomitmen memajukan isu ekonomi selama memimpin kelompok negara dan kawasan dengan perekonomian besar itu.
âEfektif hari ini, 1 Desember 2025, Amerika Serikat menjadi pemegang Presidensi G20 2026,âsebut Departemen Luar Negeri (Deplu) AS dalam keterangan pers yang dilihat Antara pada Selasa (2/12).
Disebutkan, di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, AS akan mengembalikan fokus G20 ke misi utamanya, yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran.
Selama kepemimpinannya di G20, AS akan memprioritaskan tiga tema utama: memajukan kemakmuran ekonomi dengan mengurangi hambatan regulasi, membuka rantai pasok energi yang terjangkau dan aman, serta memelopori teknologi dan inovasi baru.
AS juga berencana menyelenggarakan konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 yang bertepatan dengan peringatan 250 tahun kemerdekaan di Miami, Florida, yang disebut âsalah satu kota terhebat di ASâ dalam keterangan pers itu.
Situs resmi G20 terlihat sudah disiapkan untuk Presidensi AS. Halaman depannya telah diganti dan hanya menampilkan logo G20 Miami 2026 dan tulisan âThe Best Is Yet to Comeâ (yang terbaik segera datang). Foto hitam-putih Trump, yang mengenakan topi "USA" dan mengepalkan tangan, mendominasi halaman itu.
Diwarnai Gesekan
Transisi kepemimpinan G20 dari Afsel ke AS sempat diwarnai gesekan di antara kedua negara setelah Trump memboikot pelaksanaan KTT G20 di Johannesburg dengan dalih pelanggaran HAM terhadap warga kulit putih di negara Afrika itu.
Trump juga mengkritik keputusan Afsel yang enggan menyerahkan Presidensi G20 secara simbolis kepada seorang diplomat senior AS. Dia lalu menolak mengundang Afsel untuk hadir dalam KTT G20 di Miami.
G20 adalah forum kerja sama ekonomi internasional yang dibentuk pada 1999 sebagai respons atas krisis keuangan global 1997â1999. Sejak Uni Afrika menjadi anggota tetap pada 2023, kelompok itu kini beranggotakan 19 negara, termasuk Indonesia, dan dua organisasi regional (Uni Eropa dan Uni Afrika).
Pergeseran Paradigma
Peneliti ekonomi Core, Yusuf Rendi Manilet mengatakan, pernyataan resmi Departemen Luar Negeri AS jelas menandakan adanya pergeseran paradigma yang cukup drastis dalam G20 dibandingkan empat hingga lima tahun terakhir.
âJika kita lihat presidensi India, Brasil, dan Afrika Selatan pada 2023, 2024, dan 2025, tema-tema dominan G20 justru berkisar pada transisi energi hijau dan target net zero yang agresif, reformasi tata kelola utang negara berkembang, pajak digital global dan corporate tax minimum 15 persen, serta agenda inklusivitas seperti gender, keanggotaan tetap Uni Afrika, dan penguatan suara Global South,â katanya.
Ketiga presidensi sebelumnya sangat dipengaruhi oleh agenda B3W atau PGII ala Biden, serta semangat multilateralisme pasca-pandemi.
Sekarang terang dia, dengan pernyataan bahwa G20 harus mengembalikan fokus pada misi utamanya, yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran disertai tiga prioritas deregulasi, energi terjangkau dan aman, serta teknologi dan inovasi AS di bawah Trump secara eksplisit menegaskan bahwa G20 bukan lagi forum untuk perubahan iklim atau agenda sosial progresif.
Deregulasi besar-besaran akan menjadi agenda utama, di mana AS akan mendorong negara-negara G20 lain untuk memangkas regulasi lingkungan, tenaga kerja, dan data privacy yang dianggap hambatan bagi bisnis Amerika. Meski tidak disebut secara eksplisit, fokus pada rantai pasok energi yang aman hampir pasti akan diarahkan ke kebijakan friend-shoring atau near-shoring yang mengeksklusi Tiongkok, sekaligus menekan negara lain untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok Tiongkok.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
International Cat Show 2025 di Semarang
-
Indonesia Kalahkan Macau 110-72 di Badminton Asia Junior 2025
-
Evakuasi KA Argo Bromo Anggrek yang Anjlok di Subang
-
DPRD DKI Usul 1 Persen APBD untuk Perang Lawan Narkoba dalam Ranperda P4GN Terbaru
-
Voli Putra Lolos ke Nation Cup 2026
-
G20 Sepakat Bantu Negara-negara Miskin Terdampak Perang Iran
-
Update Banjir Jakarta: Daftar Titik Genangan di Jalan Letjen Suprapto dan Jalur Alternatif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.