Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Ada Jalan Mundur: Hilirisasi Disebut Kunci Lompatan Indonesia ke Negara Maju

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 21:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Ada Jalan Mundur: Hilirisasi Disebut Kunci Lompatan Indonesia ke Negara Maju Doc: ANTARA-HO-Mind ID
Ket. Ilustrasi - Hilirisasi mineral di BUMN Holding Industri Pertambangan Mining Industry Indonesia atau Mind ID.

JAKARTA – Program hilirisasi menjadi strategi kunci untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional dengan mengolah sumber daya alam secara lebih optimal di dalam negeri.

Melalui hilirisasi, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah, memperluas basis industri pengolahan, serta menciptakan lapangan kerja yang lebih berkualitas.

Kebijakan ini juga memperkuat daya saing ekspor melalui produk bernilai tinggi, sekaligus meningkatkan penerimaan negara.

Namun, keberhasilan hilirisasi membutuhkan investasi besar, dukungan teknologi, konsistensi regulasi, dan infrastruktur yang memadai agar transformasi struktur ekonomi dapat berjalan berkelanjutan dan inklusif.

Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Satya Hangga Yudha Widya Putra mengatakan program hilirisasi, yang tengah dijalankan pemerintah, merupakan masa depan Indonesia.

"Hilirisasi adalah untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan mendorong transfer teknologi," katanya saat UI Mine Summit 2025, di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Jumat.

Hangga menyatakan bahwa minyak, gas bumi, dan pertambangan masih berada pada fase sunrise.

Menurut dia, cadangan nikel RI saat ini menduduki posisi nomor satu dunia, bauksit nomor empat dunia, timah nomor satu dunia, dan produksi batu bara Indonesia nomor tiga dunia.

"Sektor ini bukan sunset industry, melainkan sunrise industry bagi Indonesia," ujarnya pula.

Hangga menegaskan seluruh proyek hilirisasi dan investasi hulu migas yang masuk ke Indonesia, baik lokal maupun asing, wajib mengutamakan tenaga kerja lokal.

"Hal ini tidak hanya untuk penyerapan tenaga kerja, tetapi juga untuk peningkatan skill, knowledge, dan daya saing SDM lokal," sebutnya.

Pada kesempatan itu, Hangga juga menyampaikan bahwa pemerintah berupaya menekan defisit impor melalui dua sasaran strategis.

Pertama adalah optimalisasi hidrokarbon melalui pengembangan biodiesel B35, yang telah menghemat devisa dan menyerap tenaga kerja.

Selain itu, peresmian Kilang RDMP Balikpapan akan menciptakan kelebihan solar yang berpotensi untuk diekspor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.