- Home
-
- Megapolitan
-
- Jakarta Dianggap Paling Se...
Jakarta Dianggap Paling Serius Urus Akses Pendidikan Warga Kota Lewat Penghargaan Bergengsi
Rabu, 26 Nov 2025, 14:15 WIBJAKARTA -Â Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mewakili Gubernur Pramono Anung menerima penghargaan bergengsi "Tokoh Kesetaraan Akses Pendidikan Masyarakat Perkotaan" dari Detikcom Awards 2025. Penghargaan tersebut diberikan karena Jakarta dinilai berhasil menghadirkan program pendidikan yang berdampak besar bagi masyarakat ibu kota.
Acara penghargaan berlangsung di Java Ballroom Hotel The Westin Kuningan pada Selasa malam dan dihadiri sejumlah tokoh pemerintahan serta pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Rano Karno hadir sebagai perwakilan resmi karena Gubernur Pramono tengah menghadiri Asia Submit Berlin di Jerman.
"Pertama-tama, Pak Pramono Anung kirim salam, beliau masih ada di Jerman mengikuti Asia Submit Berlin di sana. Insya Allah Jakarta sedang bersiap untuk masuk ke dalam Global City Index."
Dalam sambutannya, Rano menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Pemprov DKI Jakarta. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia di Jakarta.
"Kami percaya setiap keluarga berhak mendapatkan akses pendidikan yang layak. Karena itu, pendidikan menjadi fondasi pembangunan di Jakarta."
Salah satu program unggulan yang menjadi sorotan adalah Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul atau KJMU. Hingga 2025, sebanyak 16.979 mahasiswa telah mendapatkan bantuan untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui program tersebut.
Pemprov DKI Jakarta juga berencana meningkatkan jumlah penerima KJMU menjadi 20.000 mahasiswa pada tahun berikutnya. Selain itu, jangkauan program turut diperluas hingga tingkat magister dan doktoral sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi.
Selain bantuan untuk mahasiswa, Jakarta juga menjalankan program pemutihan ijazah bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Sepanjang 2025, total 3.212 siswa telah menerima bantuan senilai Rp12,03 miliar hasil kolaborasi dengan Baznas (Bazis) DKI Jakarta.
Program tersebut menargetkan pemutihan hingga 6.652 ijazah sampai akhir tahun. Langkah ini dianggap sebagai wujud keberpihakan pemerintah daerah terhadap para pelajar yang terhambat masalah administratif dalam melanjutkan pendidikan.
Rano Karno juga mengumumkan adanya program baru khusus bagi siswa SMA yaitu KJP Try Out Seleksi Perguruan Tinggi Negeri atau PTN. Pada tahap perdana, sebanyak 472 siswa kelas XII dari enam SMA Negeri di Jakarta Timur mengikuti program tersebut sebagai simulasi ujian masuk kampus negeri.
Pemprov DKI Jakarta menargetkan perluasan program KJP Try Out hingga mencakup 40 SMA Negeri dengan total peserta mencapai 3.304 siswa. Program ini dipercaya dapat meningkatkan peluang kelulusan siswa Jakarta di berbagai perguruan tinggi bergengsi.
Selain sektor pendidikan, Rano menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta juga memperkuat bidang kebudayaan sebagai identitas kota global. Sejumlah kegiatan budaya digelar untuk merayakan seni dan keragaman masyarakat Jakarta.
Kegiatan budaya tersebut antara lain Jakarta Penuh Warna yang memadukan tari Betawi dengan olahraga di Bundaran HI. Selain itu, World Angklung Festival di Kota Tua juga menjadi ajang kolaborasi seni angklung dengan budaya Betawi yang mendapat sambutan hangat masyarakat.
Menurut Rano, pembangunan Jakarta tidak hanya menekankan aspek fisik dan infrastruktur saja. Ia menilai bahwa nilai budaya dan seni harus berjalan seiring dengan perkembangan kota agar Jakarta mampu menjadi kota global yang berkarakter.
"Jakarta tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kaya budaya. Ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai Kota Global yang Berbudaya."
Menutup sambutannya, Rano mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Jakarta sebagai kota yang ramah dan inklusif bagi semua warganya. Ia berharap penghargaan yang diterima dapat menjadi dorongan bagi pemerintah untuk terus memperluas akses pendidikan bagi warga kota.
"Mudah-mudahan penghargaan ini menjadi semangat buat Jakarta, terima kasih."
Demikian rangkaian acara penerimaan penghargaan yang menegaskan komitmen Jakarta dalam membangun pendidikan dan kebudayaan sebagai pilar utama perkembangan kota. Pemprov DKI Jakarta bertekad melanjutkan program-program strategis tersebut untuk menciptakan kesempatan pendidikan yang lebih setara bagi seluruh masyarakat.
- Pendidikan
- Akses Pendidikan
- KJP Plus
- KJMU
- Penghargaan
- Wagub DKI Rano Karno
- pemutihan ijazah
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Cara Cek Status PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Pakai NIK dan NISN
-
Dukcapil DKI Jakarta Sabet Penghargaan Nasional, Rekor Perekaman E-KTP Tembus 100 Persen
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Upaya Pemprov DKI Bangun Kota Inklusif Melalui Semangat Paskah di Kota Tua
-
KJMU Jadi Langkah Strategis Pembangunan SDM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.