Antrean Mengular, Pasar Murah Pemprov Jatim Bikin Warga Kediri Heboh
Rabu, 26 Nov 2025, 19:26 WIBKEDIRI -Â Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menggelar pasar murah di Kota Kediri untuk menekan harga bahan pokok yang terus naik.
Warga heboh dan tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung dua hari tersebut karena harga beras, minyak, hingga telur dijual jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.
Kepala Bidang Pembangunan Ekonomi Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan Provinsi Jawa Timur (Bakorwil) 1 Madiun Cecilia mengemukakan kegiatan pasar murah di Kota Kediri, digelar selama dua hari yakni Rabu-Kamis (26-27/11).
"Ini bergiliran di wilayah Bakorwil 1 Madiun dan kali ini digelar di Kota Kediri. Kami gelar selama dua hari, satu hari satu titik," katanya di Kediri, Rabu.
Ia menjelaskan, ada berbagai macam bahan pokok yang disediakan saat pasar murah seperti beras, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, tepung terigu, hingga telur ayam.
Untuk harga yang dijual juga lebih murah ketimbang harga pasar. Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dijual Rp57 ribu per 5 kilogram, Minyakita seharga Rp15.000 per liter, gula pasir seharga Rp15.000 per kilogram, bawang merah seharga Rp7.000 per bungkus isi 1/4 kilogram, tepung terigu seharga Rp4.000 per 500 gram, telur ayam seharga Rp24.000 per bungkus (sekitar 1 kilogram).
Di pasar, saat ini harga beras untuk kualitas medium seharga Rp12.800 per kilogram, harga minyak goreng Minyakita seharga Rp16.833 per liter, gula pasir Rp16.000 per kilogram, telur ayam Rp28.100 per kilogram. Untuk bawang merah seharga Rp45.300 per kilogram, bawang putih seharga Rp30.000 per kilogram.
"Harganya di bawah harga pasar. Kami jaga ketersediaan bahan pokok dengan harapan bisa membantu masyarakat mencukupi barang kebutuhannya," kata dia.
Ia juga menambahkan, stok yang dibawa juga cukup besar. Untuk satu jenis komoditas antara 150 sampai 200 bungkus. Misalnya, untuk beras kolaborasi dengan Bulog Kediri, membawa 200 bungkus beras SPHP yang masing-masing berisi 5 kilogram.
Dalam kegiatan ini, pasar murah digelar di kantor Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Warga sangat antusias membeli bahan pokok yang dijual saat pasar murah tersebut.
Warga juga antre dengan tertib. Mereka mengambil nomor antrean dan nantinya dipanggil oleh petugas per kelompok, sehingga tidak ada desak-desakan.
Untuk kegiatan pasar murah yang akan digelar pada Kamis (27/11), Bakorwil 1 Madiun akan menggelarnya di Kantor Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, dengan stok bahan yang dijual sama.
Sementara itu, salah seorang pembeli Katijah asal Kelurahan Ngletih, Kecamatan Pesantren, mengaku senang bisa membeli bahan pokok dengan harga terjangkau.
"Tadi beli banyak barang, kecuali beras. Harganya juga lebih murah ketimbang harga di pasar. Semoga acara seperti ini sering diadakan karena sangat membantu," kata Katijah.
- jawa timur
- pemprov jatim
- kediri
- pasar murah
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Ibas Tegaskan Kemitraan Strategis dan Diplomasi Parlemen dengan Korea Selatan
-
Trump Tawarkan 15 Poin Gencatan Senjata ke Iran Melalui Pakistan
-
15 Warga Banjarmasin Magang di Jepang
-
Cabai rawit picu deflasi Jawa Timur
-
Baznas Kota Tangerang Himpun Rp12 Miliar ZIS Selama Ramadhan 1447 H
-
Pastikan Kesiapan Jalan Nasional di Jatim, Menteri PU Tegaskan Perbaikan Tuntas H-10 Lebaran
-
Gubernur Khofifah Gencarkan Pasar Murah demi Kendalikan Inflasi Perkuat Pangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.