Semangat Pentahelix Sangat Penting dalam Pembangunan

Senin, 24 Nov 2025, 01:10 WIB

TANGERANG - Semangat kolaborasi pentahelix untuk membangun sangat penting. “Ini adalah gerakan pembangunan kota yang melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, komunitas, media, dan generasi muda,” jelas Wali Kota Tangerang Sachrudin, MInggu.

“Membangun kota tidak bisa dilakukan pemerintah saja. Kita perlu kebersamaan, kolaborasi pentahelix. Bahkan bukan hanya orang tua, tetapi juga anak-anak. Maka dari itu, saya ajak anak-anak untuk semangat membangun kota melalui prestasi belajar,” kata Wali Kota Sachrudin.

Ket. Foto: Wali Kota Tangerang Sachrudin saat menghadiri Tunas Harapan Ilahi (THI) Archery Festival 2025 yang diikuti oleh 280 peserta dari Jabodetabek dan digelar di SMPIT THI Cipondoh. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang

Wali Kota menuturkan, masa depan Kota Tangerang berada di tangan generasi muda. Maka, dia mengajak seluruh murid untuk terus belajar, memiliki keyakinan kuat, dan berusaha semaksimal mungkin dalam mengembangkan potensi diri. “Anak-anak adalah pemimpin masa depan. Tidak ada yang mustahil ketika punya keyakinan, semangat, dan terus belajar. Saya dulu pun tidak pernah menyangka bisa menjadi wali kota. Semua proses hadir karena usaha,” tutur Sachrudin.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, mendorong mahasiswa untuk mengambil peran lebih aktif dalam proses pembangunan daerah. Sebab, mahasiswa bukan hanya kelompok intelektual kampus, tetapi juga bagian penting dari motor perubahan sosial yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

“Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan. Karakter kuat yang dimiliki harus terus dijaga dengan cara terlibat, memberi gagasan, dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Tangerang,” ujar Maryono. Lebih jauh Maryono mengutarakan, perkembangan Kota Tangerang semakin pesat. Para pemuda memiliki peluang untuk berperan sebagai inovator dan penyedia solusi di tengah dinamika masyarakat modern.

“Perkembangan kota membutuhkan ide segar dan terobosan. Kader pemuda harus menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,” tegasnya. Maryono juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam mendukung pengembangan kapasitas pemuda. Pemkot memperkenalkan berbagai program seperti pelatihan kepemimpinan, kewirausahaan pemuda, wadah inovasi, hingga kesempatan kolaborasi dalam kegiatan masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Program kepemudaan akan semakin kuat jika mendapat dukungan energi, kreativitas, dan partisipasi mahasiswa,” tandasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.