- Home
-
- Luar Negeri
-
- Darurat DBD Sri Lanka: Baj...
Darurat DBD Sri Lanka: Baju Sekolah Anak Kini Harus Tertutup dari Nyamuk
Rabu, 15 Jul 2026, 02:02 WIBCOLOMBOÂ - Menteri Urusan Perempuan dan Anak Sri Lanka, Saroja Savithri Paulraj, mendesak para orang tua untuk memakaikan anak-anak prasekolah pakaian yang menutupi lengan dan kaki mereka untuk melindungi mereka dari nyamuk penyebar demam berdarah.
Paulraj menyampaikan imbauan tersebut dalam konferensi pers di Departemen Informasi Pemerintah pada peringatan Pekan Anak Usia Dini Nasional, Selasa (14/7).
Pernyataan itu disampaikan menyusul keputusan Kementerian Pendidikan Sri Lanka baru-baru ini yang mengizinkan siswa mengenakan pakaian yang menutupi lengan dan kaki sebagai langkah pencegahan terhadap DBD.
Menurut Paulraj, para orang tua juga perlu menerapkan langkah perlindungan serupa bagi anak-anak usia prasekolah dan memakaikan mereka pakaian yang sesuai sebelum mengantar mereka ke lembaga prasekolah.
Dia juga mendorong para orang tua untuk menggunakan penolak nyamuk yang aman bagi anak-anak apabila diperlukan, serta mengambil semua langkah pencegahan yang memungkinkan guna menghindari gigitan nyamuk.
Sang menteri mengungkapkan DBD masih menjadi perhatian di lingkungan lembaga pendidikan dan memperingatkan bahwa dua pekan ke depan akan menjadi periode yang sangat krusial.
Sri Lanka saat ini tengah mengalami lonjakan kasus DBD. Hingga 12 Juli, jumlah kasus yang dilaporkan di negara tersebut pada 2026 telah mencapai 68.672 kasus, dengan 47 kematian akibat penyakit tersebut. Ant
Berita Terkait:
-
Dorong Lahirnya Talenta Digital, BINUS UNIVERSITY dan Odoo Perkuat Kolaborasi Strategis
-
Rasa Aman Jadi Fondasi Penting bagi Perempuan di Dunia Kerja
-
Polri Tangkap Dua Pelaku Terduga Penyekapan Pria di Jakarta
-
Infrastruktur Ekraf Jadi Sorotan, Kemenekraf Siapkan Strategi Pemetaan Nasional
-
Svitolina Tampil Meyakinkan, Melaju ke Babak 32 Besar Prancis Open
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.