Pemkab Kukar Percepat Modernisasi Pertanian Lewat Bantuan Alsintan untuk Petani
Senin, 24 Nov 2025, 10:43 WIBPemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar), Kalimantan Timur, terus mempercepat modernisasi pertanian untuk mewujudkan kemandirian pangan di daerahnya, salah satunya adalah dengan memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani.
"Pemkab Kukar berkomitmen terhadap program pembangunan pertanian, sehingga bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Bantuan ini juga menjadi bagian dari prioritas pembangunan modernisasi pertanian," kata Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin di Tenggarong, Kukar, Senin.
Menurut rendi, Pemkab Kukar melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar selama ini rutin membantu alsintan kepada para petani lewat kelompok tani di desa-desa dan kelurahan di semua kecamatan secara bergiliran.
Terakhir kali pada pekan lalu Pemkab Kukar menyerahkan bantuan alsintan kepada kelompok tani di Kecamatan Samboja. Bantuan yang diberikan berupa traktor tangan, power tresher, dan cultivator untuk sejumlah kelompok tani di Samboja, sehingga mereka diharapkan makin mahir menggunakan peralatan modern guna meningkatkan produksi pangan.
Ia mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir Kukar selalu menjadi lumbung pangan padi bagi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), namun tetap saja produksi beras terus digenjot agar kelebihannya atau surplus padi mampu dijual ke daerah lain. Terlebih Kukar merupakan daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) sehingga pasokan beras dari Kukar sangat dibutuhkan.
Terkait dengan bantuan alsintan yang terus diberikan kepada kelompok tani, diharapkan selain mampu mempercepat modernisasi pertanian, alsintan akan makin memotivasi petani untuk terus mengembangkan usaha tani mereka.
"Bantuan alsintan tersebut merupakan bagian dari penegasan komitmen Pemkab Kukar dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong kemandirian sektor pertanian," ujar Rendi.
Produksi padi Kukar dari tahun ke tahun meningkat, pada 2023 tercatat sebanyak 115,10 ribu ton gabah kering giling (GKG), kemudian pada 2024 naik menjadi 122,94 ribu GKG,. Pada tahun 2025 diperkirakan produksinya naik menjadi 127,89 ribu ton GKG, atau terjadi kenaikan dari 2024 ke 2025 sebanyak 4,95 ribu ton GKG (naik 4,02 persen).
- Pemkab Kutai Kartanegara
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Anggota DPD: Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Ekonomi Kerakyatan
-
Hilirisasi Kayu Berkelanjutan: Indonesia Targetkan Posisi Hub Manufaktur Furnitur Global
-
Lebih Besar, Lebih Mantap, Pempek Kapal Selam Pilihan Porsi Maksimal
-
Gandeng HIPMI, Pemkot Yogyakarta Siap Cetak Wirausahawan di Setiap Kampung
-
Film "Sinners" Puncaki Box Office Amerika Utara di Minggu Kedua
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.