Dosen UB Kenalkan Investasi Cerdas kepada Siswa Sekolah Dasar
Senin, 24 Nov 2025, 20:05 WIBMALANG - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) Malang baru-baru ini melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan tema besar âEdukasi Pasar Modal Sejak Dini: Pengenalan Konsep Investasi Cerdas bagi Siswa SDN 1 Kemantren Jabungâ untuk meningkatkan literasi keuangan anak usia sekolah dasar, khususnya dalam memahami konsep dasar pasar modal serta pentingnya berinvestasi secara bijak sejak dini.
Program dipimpin oleh Rizka Fitriasari, selaku dosen Departemen Akuntansi FEB bersama anggota tim yaitu Nurjanah Lubis dan Dimas Fajar Safa Fadila dengan dukungan mahasiswa pendamping lainnya.
Kegiatan ini merupakan respons atas rendahnya literasi keuangan di level sekolah dasar sekaligus menjawab kebutuhan sekolah yang belum memiliki kurikulum khusus terkait investasi dan pasar modal.
âEdukasi pasar modal tidak harus menunggu di tingkat mahasiswa. Anak-anak SD pun bisa memahami konsep investasi apabila disampaikan melalui pendekatan yang tepat. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kebiasaan pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab sejak dini,â ujar Rizka Fitriasari.
Kegiatan yang berlangsung secara interaktif ini diawali dengan penggunaan video animasi dan storytelling untuk mengenalkan konsep dasar investasi. Sesi dilanjutkan dengan workshop permainan edukatif dimana siswa berperan sebagai investor cilik dan melakukan simulasi sederhana transaksi saham fiktif. Model pembelajaran experiential learning ini dirancang agar siswa dapat mendapatkan pengalaman langsung bagaimana proses investasi berlangsung dalam suasana yang menyenangkan dan aman.
Untuk mengukur dampak program, tim pengabdi melakukan pre-test dan post-test menggunakan soal bergambar yang sesuai dengan usia siswa. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep pasar modal hingga 75 persen, sekaligus pencapaian keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan hingga 85 persen.
Selain itu, kuesioner minat investasi sederhana yang diberikan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mulai memiliki ketertarikan untuk belajar lebih lanjut mengenai investasi dan mengelola uang secara bertanggung jawab. Hal ini mengindikasikan bahwa edukasi sejak dini memiliki potensi besar dalam membangun fondasi perilaku keuangan yang baik di masa depan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, tim pengabdi menyampaikan rencana untuk melanjutkan program dengan penguatan materi melalui poster edukasi, infografis, serta kegiatan simulasi lanjutan yang lebih mendalam. Tim juga berencana menindaklanjuti kegiatan ini dengan penyusunan artikel ilmiah, publikasi media, serta dokumentasi video agar dampak program dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
âKami tidak ingin berhenti hanya pada pertemuan pertama. Program ini akan terus dikembangkan untuk memperkuat literasi keuangan anak-anak, sekaligus menjadi model pengabdian masyarakat yang dapat direplikasi di sekolah dasar lainnya,â tambah Rizka.
Guru SDN 1 Kemantren Jabung menyambut baik inisiatif tersebut.
âMateri seperti pasar modal biasanya terasa sulit bagi siswa SD, namun melalui permainan dan visual yang menarik, anak-anak justru sangat antusias. Mereka jadi paham bahkan mulai tertarik bertanya tentang cara berinvestasi,â kata salah satu guru pendamping Astutik
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Oklahoma City Thunder Kalahkan Orlando Magic 113-108 Lewat Laga Ketat
-
Kota Pekalongan Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan
-
'Boots on the Ground': AS Bersiap Mengirim Pasukan Khusus untuk Menerobos ke Fasilitas Nuklir Iran
-
Gubernur Pramono: Jangan Ada Paksaan THR ke Pengusaha Jelang Lebaran
-
Jalur Banjarwangi Selatan Garut yang Tertutup Longsor Kembali Normal
-
Internet Gratis untuk Warga, Tanjungpinang Perkuat Layanan Digital
-
Pemprov Sulsel Respon Keluhan Warga, Jalan Makassar–Maros Segera Mulus
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.