Terancam Pengembangan Permukiman Baru, Pemkab Jayapura Ajak Masyarakat Jaga Hutan Sagu
Kamis, 20 Nov 2025, 09:52 WIBSENTANI â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua, mengajak seluruh masyarakat di wilayah pemerintahan setempat, untuk terus menjaga ekosistem hutan sagu, sebagai dapur pangan daerah. Â
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, di Sentani, Kamis (20/11), mengatakan hutan sagu di daerah ini semakin terancam dengan meluasnya pengembangan pembangunan kawasan permukiman baru.
"Hutan sagu kita sudah tidak seluas dulu, di wilayah Grimenawa masih terjaga dan yang paling besar luasannya 1.600 hektare, itu Yoboi, Simporo, Babrongko atau Kampung YOSIBA, sebutan tiga kampung ini," katanya.
Menurut Yunus, Kampung YOSIBA mendapat perhatian khusus dari Kedutaan Besar Selandia Baru dan FAO dalam mengembangkan produksi pengolahan tanaman sagu, agar lebih efektif, efisien dan tepat guna.
"Kampung Yoboi dan Babrongko terlebih dahulu memiliki unit rumah produksi sagu, dan menyusul kita baru meletakkan batu pertama pembangunan rumah produksi untuk Kampung Simporo," ujarnya.
Dia menjelaskan, pihaknya mengapresiasi perhatian langsung dari Pemerintah Selandia Baru dan FAO bagi masyarakat adat pada tiga kampung tersebut, dan berharap hal ini berdampak positif bagi peningkatan ekonomi.
"Dengan hadirnya inovasi baru dalam mengolah sagu menggunakan mesin moderen dan media penyimpanan, maka masyarakat akan lebih efisien waktu pengerjaan dan hasilnya lebih maksimal," katanya lagi.
Dia menambahkan, Pemkab Jayapura telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2000 tentang pelestarian kawasan hutan sagu, yang menjadi landasan hukum yang sah untuk melindungi komoditas ini.
"Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura, terkhusus yang memiliki hak atas hutan sagu agar mari kita jaga dan lestarikan untuk kepentingan keluarga, kampung dan daerah," ujarnya lagi.
- Pemkab Jayapura
- Hutan Sagu
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pendataan Korban Pesantren Al Khoziny Sidoarjo yang Ambruk dibagi Tiga Klaster
-
Prajurit Satgas Yonif 711/Raksatama Ajari Anak di Paniai Baca-Tulis
-
Wamenhaj: Praktik "Rente" Layanan Haji Harus Dibersihkan hingga ke Akar-akarnya
-
Pakistan Cari Jalan Diplomasi Setelah Bentrok dengan Afghanistan
-
Wihara Amurva Bhumi Siap Sambut Imlek
-
Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-80
-
Kumitra Diluncurkan! UMKM Bisa Naik Kelas dan Masuk Rantai Pasok Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.