Terancam Pengembangan Permukiman Baru, Pemkab Jayapura Ajak Masyarakat Jaga Hutan Sagu

Kamis, 20 Nov 2025, 09:52 WIB

SENTANI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua, mengajak seluruh masyarakat di wilayah pemerintahan setempat, untuk terus menjaga ekosistem hutan sagu, sebagai dapur pangan daerah.  

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, di Sentani, Kamis (20/11), mengatakan hutan sagu di daerah ini semakin terancam dengan meluasnya pengembangan pembangunan kawasan permukiman baru.

Ket. Foto: Bupati Jayapura Yunus Wonda (jongkok kanan) menanam bibit pohon sagu di Kampung Babrongko, Distrik Ebungfao, pada Rabu 19/11/2025. — Sumber: ANTARA

"Hutan sagu kita sudah tidak seluas dulu, di wilayah Grimenawa masih terjaga dan yang paling besar luasannya 1.600 hektare, itu Yoboi, Simporo, Babrongko atau Kampung YOSIBA, sebutan tiga kampung ini," katanya.

Menurut Yunus, Kampung YOSIBA mendapat perhatian khusus dari Kedutaan Besar Selandia Baru dan FAO dalam mengembangkan produksi pengolahan tanaman sagu, agar lebih efektif, efisien dan tepat guna.

"Kampung Yoboi dan Babrongko terlebih dahulu memiliki unit rumah produksi sagu, dan menyusul kita baru meletakkan batu pertama pembangunan rumah produksi untuk Kampung Simporo," ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya mengapresiasi perhatian langsung dari Pemerintah Selandia Baru dan FAO bagi masyarakat adat pada tiga kampung tersebut, dan berharap hal ini berdampak positif bagi peningkatan ekonomi.

"Dengan hadirnya inovasi baru dalam mengolah sagu menggunakan mesin moderen dan media penyimpanan, maka masyarakat akan lebih efisien waktu pengerjaan dan hasilnya lebih maksimal," katanya lagi.

Dia menambahkan, Pemkab Jayapura telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2000 tentang pelestarian kawasan hutan sagu, yang menjadi landasan hukum yang sah untuk melindungi komoditas ini.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura, terkhusus yang memiliki hak atas hutan sagu agar mari kita jaga dan lestarikan untuk kepentingan keluarga, kampung dan daerah," ujarnya lagi.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bayi Terlantar di Ambon Jadi Sorotan, Banyak Warga Berebut Ingin Adopsi

Kecap Asal Bekasi Bikin Bangga! 20 Ton Tembus Pasar Belanda, UMKM Lokal Naik Kelas ke Eropa

Pangeran Harry Mendadak Mundur dari Organisasi Afrika, Ternyata Ada Kontroversi Besar

Polwan Goes to School Bikin Pelajar Manado Tersentak, Ini Pesan Pentingnya

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.