Bupati Agam Benni Warlis Ingatkan Pengelola MBG Jaga Kebersihan dan Standar Gizi Makanan

Kamis, 20 Nov 2025, 05:25 WIB

Bupati Agam, Sumatera Barat, Benni Warlis mengajak pengelola Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperhatikan kebersihan dan gizi dari makanan yang disajikan agar sesuai standar yang ditetapkan.

"Perhatikan kebersihan dan gizi makan, karena merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," kata Benni Warlis di Lubuk Basung, Rabu.

Ket. Foto: Bupati Agam Benni Warlis — Sumber: Antara Foto

Ia mengatakan pengelola harus memperhatikan kebersihan agar kasus keracunan makanan tidak terjadi lagi di Agam seperti beberapa bulan lalu.

Setelah itu memperhatikan gizi makanan agar target program tersebut berjalan sesuai target untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan gizi bagi anak sekolah.

"Program ini harus didukung semua pihak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan gizi bagi anak sekolah," katanya.

Sebelumnya, pihaknya telah mengunjungi sejumlah dapur Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah itu.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan tempat pengolahan makanan dan pembuangan limbah MBG di SPPG berjalan dengan baik dan sesuai standar kebersihan.

Ini untuk memastikan setiap fasilitas pelayanan gizi di nagari berfungsi optimal dan memenuhi standar kebersihan.

"Kita memastikan setiap pelayanan gizi berfungsi sesuai standar. Ini penting agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang aman dan sehat," ujarnya.

Selain meninjau kondisi sarana dan prasarana, ia juga berdialog dengan petugas SPPG untuk mendengarkan langsung kebutuhan serta kendala yang mereka hadapi di lapangan.

BGN Pasaman Barat ingatkan SPPG MBG jaga kualitas makanan

Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengingatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) agar menjaga kualitas masakan dengan menggunakan bahan berkualitas dan higienis.

"Kita selalu mendampingi SPPG yang ada. Selain menjaga kualitas makanan, juga pengelola diminta pengolahannya terjamin kebersihannya," kata Koordinator Wilayah BGN Pasaman Barat Putri Geo Anggriani di Simpang Empat, Rabu.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Pasaman Barat dalam memantau kebersihan makanan dan dapur SPPG yang ada.

Saat ini sebanyak 5.775 orang telah menerima manfaat dari program MBG dari tiga SPPG yang telah beroperasi di daerah ini.

"Hingga saat ini pelaksanaannya berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan teknis yang ada," katanya.

Tiga SPPG yang telah beroperasi itu adalah SPPG Rimbo Janduang, SPPG Batang Tian Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, dan SPPG Jorong Koto Dalam Nagari Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur.

Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Gina Alecia mengatakan pihaknya telah mengawasi tiga SPPG yang telah beroperasi serta juga sudah dilakukan pelatihan penjamah makanan.

Juga telah melakukan inspeksi kesehatan lingkungan dan pemeriksaan sampel untuk mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

"SLHS penting untuk memastikan makanan yang disajikan aman, sehat dan higienis. Sertifikat SLHS wajib dimiliki oleh semua dapur MBG," ujarnya.

Untuk pengawasan air yang digunakan telah dilakukan pengujian sampel air apakah layak digunakan di SPPG tersebut, secara aturannya harus dilakukan pengawasan sekali enam bulan.

Kemudian untuk food handler SPPG telah dilakukan pemeriksaan kesehatan dibuktikan dengan adanya surat keterangan sehat dari puskesmas atau rumah sakit.

"Perencanaannya ke depan Dinas Kesehatan membentuk tim gerak cepat untuk pengawasan secara berkala SPPG yang ada di Kabupaten Pasaman Barat."

  • Makanan Bergizi Gratis

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.