Dinkes Balikpapan Optimalkan Peran Posyandu untuk Tekan Angka Stunting

Rabu, 19 Nov 2025, 10:48 WIB

BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, mengoptimalkan peran posyandu di tiap kelurahan untuk menekan kasus stunting, mulai dari pencegahan hingga penanganan terhadap bayi yang sudah terlanjur lahir stunting.

"Kami terus memperkuat upaya percepatan penurunan prevalensi stunting dengan memperluas intervensi langsung ke masyarakat, karena hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Balikpapan tercatat 24,8 persen," kata Kepala Dinkes Kota Balikpapan, Alwiati, di Balikpapan, Rabu (19/11).

Ket. Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati. — Sumber: ANTARA 

Sejumlah hal yang dilakukan pihaknya antara lain edukasi keluarga lewat posyandu tentang 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sehingga ibu hamil maupun ibu menyusui diberi pemahaman tentang pentingnya asupan gizi bagi Ibu maupun anak sejak dalam kandungan sampai usia 2 tahun agar anak tidak stunting.

Selain itu, pihaknya menggerakkan peran posyandu secara masif, mulai dari edukasi hingga hingga pemberian tambahan makanan bergizi baik untuk ibu hamil, ibu menyusui, maupun anak-anak.

Bahkan pihaknya juga memberikan penghargaan kepada kelurahan dan puskesmas yang berhasil mencapai 100 persen kunjungan posyandu, sehingga dengan capaian itu, intervensi spesifik bisa dilakukan kepada semua bayi dan balita, termasuk ibu hamil.

Di sisi lain, salah satu inovasi yang kini diterapkan pihaknya adalah Program Gempur Stunting, yakni gerakan penguatan posyandu di seluruh kelurahan yang difokuskan untuk memastikan seluruh bayi, balita, serta ibu hamil, mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara lengkap dan teratur.

"Melalui sejumlah langkah terstruktur dan inovasi yang terus digencarkan, Pemkot Balikpapan berharap seluruh anak dapat tumbuh lebih sehat, kuat, dan memiliki masa depan yang lebih baik," kata Alwiati.

Ia menyatakan pencatatan kunjungan posyandu yang lengkap sangat penting untuk mencegah munculnya kasus stunting baru pada tahun berikutnya, karena pemerintah ingin memastikan tumbuh kembang anak dipantau sejak dini, mulai dari pemenuhan gizi, imunisasi, hingga edukasi pola makan keluarga.

Sementara bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang digelar sehari sebelumnya, pihaknya telah memberikan penghargaan bagi puskesmas yang berhasil menangani stunting, untuk memberikan semangat bagi mereka.

Melalui HKN bertema "Generasi Sehat, Indonesia Hebat", pihaknya mengoptimalkan langkah peningkatan kualitas kesehatan anak-anak usia sekolah dan pencegahan stunting jangka panjang.

"Target perubahan kesehatan kita tetap sama, yaitu mewujudkan generasi yang sehat. Anak-anak usia sekolah juga kami dorong untuk mendapatkan gizi seimbang melalui Program MBG (Makan Bergizi), yang merupakan program prioritas presiden," ujar dia.

Melalui sinergi antara pemerintah, puskesmas, posyandu, dan masyarakat, pihaknya optimistis angka stunting dapat terus ditekan. 

"Pemeriksaan rutin, pencatatan pertumbuhan secara berkelanjutan, serta keterlibatan aktif orang tua pun menjadi kunci keberhasilan penanganan stunting di kota ini," ujarnya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.