Wagub Rano Buka JIPM 2025: Jakarta Siapkan Lompatan Besar Jadi Pusat IP Kreatif Dunia

Selasa, 18 Nov 2025, 14:40 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno resmi membuka Jakarta Intellectual Property Market (JIPM) 2025 yang digelar di Grand Sahid Hotel, Jakarta, pada Selasa (18/11). Acara ini menjadi tonggak baru karena untuk pertama kalinya Indonesia memiliki ruang pertemuan antara para pencipta karya intelektual dengan para pelaku industri dalam satu platform strategis.

JIPM 2025 dihadirkan sebagai ajang kolaborasi besar antara IP creator, brand, dan manufaktur untuk mendorong komersialisasi karya kreatif lokal. Kehadiran acara ini juga mempertegas komitmen Jakarta membangun ekosistem kreatif yang lebih kuat dan berdaya saing global.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

"Saya bangga berada di sini. Ini pertama kalinya Indonesia memiliki kegiatan yang mempertemukan IP creator dengan brand dan manufaktur dalam satu ruang kolaborasi strategis, ini luar biasa," ujarnya.

Saat meninjau area pameran, Rano mengaku terkejut karena kualitas karya kreatif yang ditampilkan telah mencapai standar internasional. Ia menilai JIPM menjadi momentum besar bagi Jakarta untuk memperkuat ekosistem industri kreatif menjelang perayaan 500 tahun kota pada 2027.

"Saat masuk ke ruangan ini, saya benar-benar terkejut. Kreativitas para peserta luar biasa luas, dan saya mengapresiasi Dinas Parekraf DKI serta Komite Ekonomi Kreatif Jakarta yang telah menginisiasi kegiatan penting ini," tuturnya.

Dalam pidatonya, Rano meminta para kreator untuk turut berkontribusi merancang tiga identitas visual penting bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Identitas tersebut meliputi logo Jakarta, logo 500 Tahun Jakarta, dan logo Enjoy Jakarta yang akan menjadi wajah baru kota dalam beberapa tahun ke depan.

Rano juga menyoroti kenaikan City Index Jakarta yang naik dari peringkat 74 menjadi 71 dalam kurun waktu enam bulan terakhir. Ia menyebut capaian tersebut sebagai bukti bahwa kreativitas warga Jakarta semakin kuat dan dapat membawa kota ini masuk dalam jajaran 50 besar dunia pada 2030.

"Kalau kita bisa bekerja sama, kegiatan seperti ini akan meningkatkan posisi Jakarta di mata dunia. IP adalah kekuatan baru bagi Jakarta, dan saya yakin akan semakin banyak IP creator yang hadir dalam JIPM berikutnya dan menembus pasar global," kata Wagub Rano.

Tahun ini, JIPM menghadirkan 28 eksibitor yang menampilkan 100 karya kekayaan intelektual dari dalam dan luar negeri. Banyaknya peserta dipandang sebagai sinyal positif yang menunjukkan bahwa karya kreatif lokal semakin diakui dan siap bersaing di level global.

"JIPM memperkuat komersialisasi karya sekaligus membuka peluang besar bagi pelaku industri kreatif. Ini membuktikan optimisme terhadap kualitas IP lokal yang kini semakin diakui dunia," jelasnya.

Pemprov DKI Jakarta disebut berkomitmen memperkuat ekosistem IP melalui pembukaan ruang kolaborasi yang lebih luas. Dukungan tersebut juga mencakup peningkatan akses pasar bagi para kreator serta fasilitasi kemitraan strategis antara pelaku industri dan pencipta karya.

Dalam kesempatan itu, Rano menyebut pengembangan sektor IP dapat membuka lapangan kerja baru yang lebih berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa kekuatan ekonomi kreatif akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan Jakarta di masa depan.

"Ini baru awal. Jakarta sedang memancing kreator lokal untuk tampil, dan ke depan bukan hanya lahir IP Jakarta tetapi juga IP Indonesia," tegasnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut menambahkan pentingnya penguatan sektor IP sebagai kekuatan baru ekonomi kreatif. Menurutnya, pasar global kini semakin terbuka terhadap karya kreatif dan Jakarta harus menjadi pusat pengembangan IP nasional.

Pramono mendorong pembentukan Film Commission yang terintegrasi untuk memperkuat industri kreatif berbasis audiovisual. Ia menilai film merupakan bagian penting dari kekayaan intelektual yang memiliki potensi besar untuk berkembang pesat.

"Jakarta membutuhkan Film Commission karena film juga bagian dari IP. Kegiatan ini memancing para kreator yang sebelumnya lebih aktif di luar negeri untuk berkarya di negara sendiri, sehingga karakter-karakter hasil karya kreator Indonesia bisa lebih terlihat," tutup Wagub Rano.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.