AHY Ungkap Peluang Besar! Indonesia–AS Siap Gelontorkan Investasi Raksasa untuk Infrastruktur
Selasa, 18 Nov 2025, 18:46 WIBJAKARTA -Â Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai Indonesia dan Amerika Serikat (AS) memiliki peluang besar untuk memperkuat kerja sama investasi, khususnya di sektor infrastruktur yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.Â
Melalui forum investasi reguler, pemerintah ingin memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan dan mampu mendorong pemerataan di seluruh wilayah.
âKita ingin terus membangun kerja sama yang baik antara Indonesia dengan Amerika sebagai salah satu mitra strategis di dunia,â ujar AHY dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Dirinya menegaskan bahwa forum investasi reguler ini memiliki nilai strategis untuk memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin selama puluhan tahun.
AHY menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah terus mengawal pembangunan ekonomi yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kemakmuran rakyat, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan.
âSemangat kemakmuran (prosperity) dan keberlanjutan (sustainability)Â ini harus kita kawal bersama,â katanya.
AHY menyampaikan bahwa pemerintah saat ini memprioritaskan tiga pilar ketahanan nasional, yaitu ketahanan pangan, ketahanan energi, dan akses air bersih.
Selain itu, pemerintah juga menekankan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, perumahan layak, serta penguatan konektivitas antar daerah.
Menurut AHY, forum investasi seperti ini memberikan kesempatan bagi pemerintah untuk menjelaskan agenda pembangunan 5â10 tahun ke depan. Di sisi lain, forum ini membuka ruang bagi investor untuk memahami arah kebijakan pemerintah dan memperkuat kepercayaan dalam bekerja sama.
âYang paling penting selain memahami satu sama lain adalah membangun trust dan confidence. Dengan begitu, investor tidak hanya bertahan di Indonesia, tetapi juga meningkatkan investasinya,â ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peningkatan investasi akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
Menanggapi kebutuhan pendanaan infrastruktur Indonesia yang diperkirakan mencapai Rp6.500 triliun hingga 2040, AHY menyebut bahwa pemerintah masih akan melakukan pembahasan mendalam dengan mitra Amerika Serikat mengenai sektor-sektor prioritas.
âSetelah forum ini, kami akan melanjutkannya melalui Infrastructure Project Facilitation Office. Di sana akan dibahas lebih spesifik mengenai proyek-proyek yang dapat dikerjasamakan,â katanya.
Dia menambahkan bahwa pemerintah memiliki otoritas untuk mengoordinasikan kementerian teknis terkait, seperti Kementerian PU dan Kementerian Perhubungan, untuk menindaklanjuti minat investasi di berbagai sektor.
Mulai dari infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, hingga pembangunan bandara, dermaga, dan fasilitas strategis lainnya, seluruhnya akan dibahas bersama pemangku kepentingan di bawah koordinasi Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
AHY menegaskan bahwa kerja sama IndonesiaâAS di bidang investasi infrastruktur merupakan bagian penting dalam mewujudkan ketahanan nasional dan pemerataan pembangunan wilayah.
âKami ingin memastikan tidak ada daerah yang tertinggal, dan investasi yang masuk benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,â ujarnya.
- investasi
- ketahanan nasional
- ahy
- indonesia–as
- agus harimurti yudhoyono
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani Melaju ke Final Swiss Open 2026
-
Jatim Inginkan Kemandirian Fiskal, Bagaimana Caranya?
-
RSUD Yowari Disorot, Wamendagri dan Wamenkes Komit Perbaiki Layanan Kesehatan Papua
-
"Bawa Nama Saya untuk Proyek? Laporkan!" – Amuk Bupati Mimika ke Oknum Pencatut Nama
-
Siap-Siap! Proyek Raksasa Kereta Api Kalimantan Dimulai, Ekonomi Lokal Bakal Meledak?
-
La Liga Spanyol: Real Madrid Tundukkan Atletico dalam Laga Derby, Barcelona Menang Tipis atas Rayo
-
Dana Otsus Tahap I 2026 Cair, Rp138,44 Miliar untuk Tiga Daerah di Papua Barat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.