Malam Kelam di San Siro, Dihancurkan Norwegia 1-4, Apakah Italia Tidak Lolos Lagi ke Piala Dunia?
Senin, 17 Nov 2025, 21:40 WIBJAKARTA -Â Tim nasional Italia menelan kekalahan telak 1-4 dari Norwegia pada laga terakhir Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion San Siro, Milan, Senin (17/11) dini hari WIB.Â
Hasil memalukan itu membuat Gli Azzurri kehilangan peluang lolos langsung dan harus melalui jalur playoff, sementara Norwegia berhasil mengamankan tiket otomatis ke putaran final untuk pertama kalinya sejak 1998.
"Itu kekalahan besar. Sangat memalukan, karena kami tampil bagus pada babak pertama, tetapi kesulitan setelah setelah jeda," ujar pelatih timnas Italia, Gennaro Gattuso dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) di Jakarta, Senin.
Dia menyebut Italia tampil buruk terutama setelah Norwegia mencetak gol pertama. Juru taktik berusia 47 tahun itu mengatakan skuadnya panik sehingga lawan mampu melesakkan gol demi gol.
"Pertandingan mulai berjalan buruk setelah mereka mencetak gol pertama. Kami menjadi panik dan seharusnya itu tidak terjadi," kata Gattuso.
Gattuso pun meminta para pemainnya agar meminta maaf kepada para penggemar dan juga mengucapkan selamat kepada Norwegia yang berhasil mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.
Saat menghadapi Norwegia, Italia membuka skor terlebih dahulu lewat aksi Pio Esposito (11'). Namun, Norwegia membalas melalui Antonio Nusa (63') dan akhirnya menang 4-1 setelah Erling Braut Haaland (78' dan 79'), serta Jorgen Strand Larsen (90'+3') melesakkan gol.
Kekalahan tu membuat timnas berjuluk Gli Azzurri itu harus puas di posisi dua klasemen akhir Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa dengan torehan 18 poin dari delapan laga. Mereka pun harus menjalani playoff terlebih dahulu jika ingin lolos ke Piala Dunia 2026.
Sementara Norwegia berhasil menjadi pemuncak klasemen dan berhasil mengamankan tiket lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Itu menjadi Piala Dunia pertama Norwegia setelah terakhir kali tampil pada Piala Dunia 1998 Prancis.
Tetap Tegar
Sementara itu, kiper timnas Italia Gianluigi Donnarumma meminta rekan-rekannya tetap tegar dan mengangkat kepala setelah kekalahan telak 1-4 dari Norwegia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Hasil di San Siro itu memastikan Italia harus melalui jalur playoff agar tampil dalam putaran final.
"Itu pertandingan yang benar-benar berbeda di babak pertama, kami tidak membiarkan mereka keluar dari area mereka," ujar Donnarumma kepada RAI Sport pada Senin.
"Kami harus melakukan itu selama 95 menit, bukan hanya 45. Kekalahan ini menyakitkan, tetapi kami harus mengangkat kepala karena semuanya akan ditentukan pada Maret dengan dua laga itu. Kami harus menemukan kembali kepercayaan diri, dan saya yakin kami bisa melakukannya."
Italia tadinya membutuhkan kemenangan besar untuk menyalip Norwegia dari puncak klasemen Grup I, dan itu tak terjadi.
Sempat unggul lebih dulu, skuad Azzurri runtuh pada babak kedua. Antonio Nusa menyamakan kedudukan sebelum Erling Haaland mencetak dua gol hanya dalam kurun 90 detik, dan Jorgen Strand Larsen menutup pesta comeback Norwegia.
Pelatih Italia Gennaro Gattuso menyebut timnya rapuh, sementara Donnarumma mengakui ada banyak hal yang harus dievaluasi sebelum menghadapi play-off.
"Itu pertanyaan yang kami tanyakan pada diri kami sendiri. Kesempatan bisa terjadi melawan tim hebat seperti Norwegia, tetapi tidak mungkin kami langsung hancur, kehilangan kepercayaan diri dan kendali permainan."
Menurutnya, Italia kini harus memperbaiki berbagai aspek, terus bekerja, dan tetap fokus ketika kebobolan.
Italia kini menghadapi ancaman gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kali secara beruntun setelah dua kali gagal dalam babak playoff sebelumnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Gejolak Timur Tengah Hantam Bursa: IHSG Hari Ini Melemah, Investor Pilih Menepi
-
Haiti Berdarah: Serangan Geng Tewaskan Sedikitnya 70 Orang
-
Sebanyak 3.367 Pelajar Dinyatakan Lolos Masuk Universitas Jember jalur SNBP
-
Mauro Zijlstra Tak Tampil saat Persija Ditahan Imbang Borneo, Kemana Dia?
-
Wagub Taj Yasin Maimoen Bilang Wakaf Uang Jadi Solusi Bantu Lembaga Keagamaan
-
Gerakan pangan murah Ramadhan di Palangka Raya
-
Laga Dua Generasi Emas: Belanda dan Norwegia Saling Ukur Kekuatan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.