Throughput Konsisten Bertumbuh, PTP Nonpetikemas Cirebon Operasi Batubara Lingkungan Bersih
Minggu, 16 Nov 2025, 21:40 WIBCIREBON â PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas, sebagai bagian dari Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT), berkomitmen memperkuat penerapan operasional ramah lingkungan di Pelabuhan Cirebon, terutama pada aktivitas bongkar muat batubara yang menjadi pasokan utama bagi kebutuhan industri di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan kegiatan logistik berlangsung bersih, terkontrol, serta minim gangguan bagi masyarakat sekitar.
PTP Nonpetikemas cabang Cirebon yang terletak di Cirebon melayani berbagai macam komoditi curah kering, curah cair, dan general cargo. Komoditi curah kering antara lain batubara, pasir, clinker, semen, dan gypsum.
Komoditi curah cair seperti RBD olien atau minyak sawit, CPO, biosolar, aspal. Sedangkan untuk general cargo, komoditi yang dihandle adalah heavy equipment, project cargo, pipa, dan sebagainya.
Dalam pelaksanaannya, PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon menerapkan pengendalian debu berlapis, mulai dari pemasangan nozzle spray mist pada kapal, penutupan terpal pada truk pengangkut segera setelah muat di truk, hingga penyiraman dan pembilasan setiap kendaraan sebelum keluar pelabuhan untuk memastikan tidak ada residu batubara yang terbawa ke luar area operasional.
Jalur-jalur operasional juga disiram rutin menggunakan water tank agar permukaan jalan tetap lembap dan tidak memicu debu.
Selain itu, area yang berbatasan dengan permukiman warga dilengkapi jaring pelindung setinggi 12 meter dengan spray nozzle untuk menangkap partikel debu agar tidak menyebar lebih jauh.
âKami memastikan setiap aktivitas bongkar muat berjalan dengan standar pengendalian debu yang ketat. Fokus kami adalah menjaga lingkungan tetap bersih dan memastikan aktivitas pelabuhan tidak mengganggu masyarakat,â ujar Hari Priyatna, Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Dari sisi kinerja, PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon mencatat tren throughput yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga Oktober 2025, aktivitas bongkar muat mengalami kenaikan terutama pada komoditas curah kering seperti jagung, batubara, tanah liat, pasir, dan pasir kuarsa seiring meningkatnya permintaan industri.
Realisasi throughput cabang mencapai 3,2 juta ton hingga Oktober 2025, lebih tinggi dibanding periode yang sama pada 2024 yang berada di angka 2,9 juta ton, menunjukkan tren pertumbuhan sekitar 7%.Â
Kinerja operasional Ton/Ship/Day (T/S/D) turut menunjukkan performa yang solid. Hingga Oktober 2025, produktivitas bongkar muat mencapai 2.705,93 T/S/D, melampaui target s/d oktober 2025 sebesar 2.468 T/S/D, atau lebih tinggi 8,85 %.
Capaian ini menegaskan ritme produksi yang efisien dan konsisten, sekaligus menjadi faktor pendorong utama peningkatan throughput cabang sepanjang tahun.
PTP Nonpetikemas menegaskan bahwa konsistensi dalam pengendalian lingkungan dan peningkatan kinerja operasional akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan menjaga keberlanjutan usaha serta memastikan hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar pelabuhan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Huawei Ungkap Tiga Kontribusi Utama Operator Telekomunikasi bagi Perekonomian Digital
-
Binus University Ubah Kulit Pisang dan Serat Daun Nanas Jadi Material Bernilai Tinggi untuk Industri Fashion
-
IIBF 2025 Hadirkan 500 Ribu Buku dan 150 Acara Literasi
-
Warga Tionghoa Batam Gelar Ritual Bakar Tongkang
-
Segera Cuci Luka Bila Digigit Hewan Penular Rabies
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.