Perkuat Kualitas Riset, ITS - UTM Perluas Kolaborasi
Minggu, 16 Nov 2025, 15:30 WIBSURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperkuat posisinya di kancah global. Melalui kunjungan delegasi ke Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Rabu (12/11) lalu, kedua institusi sepakat memperluas kemitraan strategis ASEAN dalam bidang pendidikan pascasarjana dan riset dengan fokus utama adalah pengembangan program dual degree (gelar ganda) dan joint supervision (pembimbingan bersama) untuk jenjang Magister (S2) dan Doktoral (S3).
Wakil Rektor III Bidang Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Teknologi Sistem Informasi ITS Imam Baihaqi yang turut dalam kunjungan tersebut, menyatakan bahwa langkah ini meneguhkan kemitraan yang telah lama terjalin antara ITS dan UTM. âKunjungan delegasi ITS ke UTM ini semakin meneguhkan partnership antara ITS dan UTM yang telah lama terjalin,â ujarnya.
Dosen Departemen Manajemen Bisnis ITS tersebut menambahkan, selain pengembangan program dual degree, kolaborasi ini juga mencakup perluasan joint supervision S2 dan S3. âJoint supervision untuk S2 dan S3 ini untuk meningkatkan kualitas riset yang memberikan dampak pada industri maupun kebijakan nasional,â jelasnya. Hal ini sejalan dengan tujuan kerja sama untuk memperkuat keunggulan akademik dan riset regional.
Berdasarkan materi diskusi, program dual degree ini akan dirancang sebagai program terintegrasi tunggal yang didesain bersama oleh ITS dan UTM. Salah satu model yang diusulkan adalah skema 2+2 untuk program pascasarjana berbasis coursework, di mana mahasiswa akan menempuh kuliah dua tahun di UTM dan dua tahun di ITS. Setelah menyelesaikan persyaratan kelulusan dari kedua universitas, mahasiswa akan memperoleh gelar dari ITS dan UTM secara bersamaan.Â
Sementara itu, untuk program doktoral (PhD), akan diperkuat model joint supervision (pembimbingan bersama) dan remote supervision (pembimbingan jarak jauh). Sebagai langkah awal, proyek percontohan (pilot) untuk program PhD dengan pembimbingan bersama ini direncanakan akan dimulai untuk mahasiswa angkatan 2026 mendatang.
Kolaborasi riset ini akan difokuskan pada bidang-bidang prioritas bersama yang relevan dengan kebutuhan industri dan tantangan regional. Bidang tersebut mencakup Teknik (Engineering), Digitalisasi dan Kecerdasan Buatan (AI), Kota Cerdas dan Infrastruktur, serta Pendidikan Teknik dan Vokasi Pascasarjana (TVET).
Rencana tindak lanjut dari inisiatif ini mencakup pengembangan hibah penelitian kolaboratif, publikasi bersama di jurnal internasional bereputasi, serta pertukaran peneliti pascadoktoral (postdoc). Inisiatif ini merupakan langkah konkret ITS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).Â
Kemitraan strategis ini secara langsung berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan memperkuat kerja sama pendidikan pascasarjana dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui fokus riset pada rekayasa, digitalisasi, dan infrastruktur kota cerdas. Selain itu, keseluruhan kolaborasi ini mencerminkan semangat SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).Â
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
ITS Luluskan 1.770 Wisudawan Berdaya Saing Global dalam Wisuda ke-133
-
Selat Hormuz Diblokade, ITS Perkuat Inovasi Energi Alternatif dan Terbarukan
-
Mahasiswa ITS Kembangkan Alat Pendeteksi Kebakaran Listrik Hi-VITS
-
ITS Sinergikan Energi Angin dan Surya untuk Tingkatkan Pertanian
-
Pesan Tegas Wali Kota Palangka Raya untuk ASN Jelang Lebaran
-
Film Animasi Garuda di Dadaku Bawa Hal Baru dari Versi Live-action
-
Diduga Langgar Hak Pekerja Migran, Kementerian P2MI Hentikan Sementara P3MI di Bekasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.