Jumlah Korban Longsor Cilacap Mencapai 11 Orang, 12 Lainnya dalam Pencarian

Minggu, 16 Nov 2025, 08:52 WIB

JAKARTA – Bencana longsor di Cilacap Jawa Tengah menewaskan sedikitnya 11 orang. Tanah longsor yang disebabkan hujan deras melanda tiga desa pada hari Kamis, menimbun beberapa rumah dan merusak yang lainnya.

"Hingga Sabtu sore, jumlah korban yang ditemukan meninggal dunia adalah 11 orang, sementara 12 orang lainnya masih dalam pencarian," kata Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhammad Abdullah, Sabtu (15/11).

Ket. Foto: Tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor yang telah ditemukan di Desa Cibeunying, Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (15/11/2025). — Sumber: ANTARA

Tim gabungan yang terdiri dari 700 personel SAR, TNI dan polisi serta relawan terlibat dalam operasi pencarian, katanya.

Top of Form

Bottom of Form

Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya melaporkan dua jenazah ditemukan pada hari Kamis (13/11). Satu jenazah ditemukan pada hari Jumat (14/11) dan delapan jenazah lainnya pada hari Sabtu (15/11).

Pemerintah telah mengerahkan ekskavator dan anjing pelacak untuk membantu pencarian, tambahnya.

Badan Meteorologi dan Geofisikao (BMKG) telah memberikan peringatan awal minggu ini mengenai kondisi ekstrem yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi, dengan curah hujan tinggi diperkirakan akan terjadi di beberapa wilayah di Indonesia dalam beberapa minggu mendatang.

Musim hujan biasanya antara November dan April, sering kali mengakibatkan tanah longsor, banjir bandang, dan penyakit yang ditularkan melalui air.

Perubahan iklim telah mempengaruhi pola badai, termasuk durasi dan intensitas musim, yang mengakibatkan curah hujan lebih tinggi, banjir bandang, dan angin kencang.

Sebelumnya pada bulan November, banjir bandang dan tanah longsor melanda daerah terpencil di Papua menewaskan sedikitnya 15 orang.

  • Longsor Cilacap

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.