Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

CFD Mendadak Meriah! Poland Festival 2025 Kuasai Bundaran HI, Ribuan Warga Antusias

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 20:19 WIB | Oleh:
CFD Mendadak Meriah! Poland Festival 2025 Kuasai Bundaran HI, Ribuan Warga Antusias Doc: ANTARA/HO-Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta
Ket. Suasana Poland Festival 2025 pada kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Suasana, Minggu (16/11).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap Poland Festival 2025 yang digelar pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Bundaran HI. 

Melalui kerja sama berbagai unsur perangkat daerah, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan Jakarta–Polandia sekaligus mempromosikan potensi ibu kota menuju kota global menjelang usia lima abad.

"Kami dari Pemprov DKI Jakarta mengamanatkan pesan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta bahwa festival-festival, baik budaya lokal maupun luar negeri, harus didukung sepenuhnya. Sebab, hal ini sejalan dengan visi Jakarta menuju kota global dan menuju lima abad usianya," kata Kepala Bagian Kerja Sama Luar Negeri, Biro Kerja Sama Daerah (KSD) DKI Jakarta, Yudi Hermawan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Yudi menjelaskan bentuk dukungan itu diwujudkan dengan keterlibatan berbagai unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyediakan ruang dan fasilitas, termasuk pelaksanaan fun walk yang diikuti sekitar 200 peserta dari Bundaran HI menuju SCBD.

"Kehadiran Poland Festival 2025 dapat semakin memperkuat hubungan dan kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Kedutaan Besar Polandia," katanya.

Ia juga berharap potensi Jakarta dapat lebih banyak dipromosikan ke mancanegara melalui kerja sama semacam ini.

Sementara itu, Head of Foreign Trade Office in Indonesia, Cezary Filipek menuturkan, Poland Festival 2025 yang berlangsung sepanjang Oktober dan November mengusung dua fokus utama, yakni sektor tradisional dan sektor modern.

"Tahun ini, pada edisi keenam Poland Festival, kami mencoba menghadirkan sesuatu yang berbeda dengan membagi festival menjadi dua tema, yaitu sektor tradisional dan sektor modern," ucapnya.

Menurutnya, untuk sektor modern meliputi pembahasan mengenai teknologi inovatif, seperti kecerdasan buatan (AI), teknologi pendidikan (education technology), hingga industri permainan (game). Hal tersebut menggambarkan pesatnya perkembangan teknologi di Polandia, termasuk munculnya berbagai perusahaan inovatif diberbagai bidang.

"Kami ingin membagikan pengetahuan dan teknologi ini dengan Indonesia melalui kerja sama dan transfer pengetahuan, termasuk dalam bidang transportasi berkelanjutan, transportasi hijau, kualitas udara, serta pendidikan," kata Cezary.

Untuk pelaksanaan pada November ini, tambah dia, Poland Festival 2025 akan berfokus pada sektor tradisional seperti produk makanan, kosmetik, dan lainnya.

Dia meyakini produk tradisional dan budaya memiliki peran penting dalam membangun dan mempererat hubungan bilateral antara Polandia dan Indonesia.

"Kami perlu saling mengenal, berbagi makanan, dan melakukan perjalanan bersama seperti yang telah kami lakukan selama lima tahun terakhir," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.