Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Stabilitas Harga Beras, Perum Bulog Kalsel Perketat Distribusi SPHP

31 Sabtu, 31 Okt 2026, 21:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaga Stabilitas Harga Beras, Perum Bulog Kalsel Perketat Distribusi SPHP Jaga Stabilitas Harga Beras, Perum Bulog Kalsel Perketat Distribusi SPHP Doc: ANTARA
Ket. Beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Banjarmasin, beberapa waktu lalu.

BANJARMASIN – Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Selatan memperketat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pemantauan langsung pasar dan evaluasi mitra guna menjaga pasokan, mencegah penyimpangan, serta melindungi daya beli masyarakat.

Pemantauan dilakukan di Pasar Antasari Banjarmasin dan Pasar Bauntung Banjarbaru untuk memastikan beras SPHP tersalurkan sesuai ketentuan, sekaligus mengantisipasi gangguan distribusi yang berpotensi memengaruhi ketersediaan dan harga beras di tingkat konsumen.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Selatan, Rizal P Sukmaadijaya, di Banjarmasin, Sabtu (31/10), mengatakan pengawasan diperketat menyusul temuan dugaan penyalahgunaan beras SPHP oleh oknum mitra penyalur di wilayah Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.

"Kami terus mendorong seluruh mitra penyalur untuk mematuhi ketentuan yang berlaku serta memastikan beras SPHP dapat diterima masyarakat sesuai tujuan program pemerintah," katanya.

Menurut dia, pengawasan distribusi menjadi bagian penting untuk memastikan beras program pemerintah tidak disalahgunakan, terutama melalui praktik pengoplosan, pengemasan ulang, maupun penjualan yang tidak sesuai ketentuan harga.

Bulog Kalsel juga memperkuat evaluasi jaringan mitra penyalur, termasuk Rumah Pangan Kita (RPK), pasar tradisional, ritel modern, Koperasi Kelurahan Merah Putih, Koperasi Desa Merah Putih, serta Gerakan Pangan Murah sebagai saluran distribusi resmi.

Rizal menjelaskan setiap mitra RPK rata-rata mengambil beras SPHP sebanyak satu hingga dua ton dalam setiap transaksi pengambilan sebagai bagian dari mekanisme pengendalian untuk menjaga pemerataan pasokan dan ketertiban distribusi.

Selain pengawasan lapangan, Bulog membentuk Satuan Tugas Khusus Penertiban Program Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk memantau jalur distribusi, mengevaluasi kepatuhan mitra, serta mendeteksi potensi penyimpangan sejak awal.

"Dalam pelaksanaannya, Bulog memastikan bahwa penyaluran beras SPHP kepada mitra RPK telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan rata-rata pengambilan sebanyak satu sampai dengan dua ton untuk setiap kali pengambilan," ujarnya.

Melalui langkah tersebut, Bulog berupaya menjaga kelancaran pasokan beras dengan memastikan komoditas bersubsidi pemerintah tersedia melalui saluran resmi, sehingga masyarakat memperoleh akses terhadap beras dengan harga sesuai ketentuan.

Bulog juga mendukung proses penegakan hukum oleh aparat berwenang terhadap dugaan pelanggaran distribusi serta memperkuat pengawasan berjenjang agar program SPHP tetap efektif menjaga stabilitas pasokan dan harga beras.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Main di Kandang, Arema FC Digulung Bali United

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Main di Kandang, Arema FC D...

Subuh Keliling untuk Mencari Masukan Warga

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Subuh Keliling untuk Mencar...
Daerah
Rapat Anggota Tahunan Sebua...
Daerah
Gabah Masuk Harus Disortir ...
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.