Prabowo Siap Kopdar dengan Macron di G20 Afrika, Jelang Kedatangan Rafale dan Manuver Besar Belanja Alutsista

Jumat, 14 Nov 2025, 16:15 WIB

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron berpotensi menggelar pertemuan singkat di sela-sela KTT G20 Afrika, bersamaan dengan persiapan Indonesia menyambut kedatangan jet tempur Rafale. Pertemuan tersebut menjadi salah satu agenda strategis menjelang kehadiran pesawat tempur asal Prancis yang dipesan Jakarta sejak beberapa tahun terakhir.

Kementerian Pertahanan menyebut koordinasi intens terus dilakukan untuk memastikan pertemuan kedua pemimpin dapat terlaksana. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bahkan telah bertemu Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone guna membahas detail rencana interaksi keduanya selama berada di Johannesburg pekan depan.

Ket. Foto: Presiden Prancis Emmanuel Macron menganugerahkan penghargaan Grand Croix de la Legion d'Honneur kepada mitranya dari Indonesia Prabowo Subianto di Akademi Militer Magelang pada 29 Mei 2025. — Sumber: Biro Pers Kepresidenan

"Kami membahas peluang pertemuan bilateral antara Presiden Indonesia dan Presiden Emmanuel Macron di sela-sela KTT G20 di Afrika, serta sejumlah agenda strategis yang perlu difinalkan sebelum pertemuan tersebut," ujar Sjafrie.

Afrika Selatan akan menjadi tuan rumah KTT G20 pada 22–23 November, dan untuk pertama kalinya forum internasional tersebut digelar di benua Afrika. Penyelenggaraan ini juga menjadi momentum penting bagi Jakarta dan Paris untuk memperkuat kerja sama pertahanan yang kian berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

Sjafrie mengungkapkan bahwa Indonesia dan Prancis tengah menyiapkan kesepakatan dukungan logistik timbal balik. Perjanjian ini umumnya memberi akses saling membantu fasilitas militer, terutama untuk dukungan logistik selama latihan gabungan maupun operasi penjaga perdamaian.

Indonesia sendiri telah memesan 42 unit jet tempur Rafale dari Dassault Aviation sebagai bagian dari modernisasi alat utama sistem senjata. Pemerintah telah memastikan tiga unit pertama akan mendarat di Indonesia pada kuartal pertama 2026, sementara unit lain akan menyusul secara bertahap sesuai jadwal pengiriman.

Langkah Prabowo memperkuat armada tempur tidak berhenti pada pembelian Rafale saja. Pada tahun pertama masa jabatannya sebagai presiden, Indonesia juga menandatangani kontrak pembelian 48 pesawat tempur KAAN buatan Turki. Kontrak ini menjadi salah satu kerja sama pertahanan terbesar antara kedua negara dan menandai manuver besar Indonesia dalam memperbarui kekuatan udaranya.

Di sisi lain, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia terhadap proyek pengembangan jet tempur KF-21 bersama Korea Selatan. Meski Indonesia beberapa kali terlambat dalam memenuhi pembayaran, pemerintah telah menyepakati pemotongan kontribusi finansial yang berimbas pada berkurangnya alih teknologi. Keterlambatan pembayaran dan isu dugaan pencurian data oleh teknisi Indonesia sempat memicu polemik mengenai keseriusan Jakarta dalam proyek tersebut.

"Kami akan terus membahas tindak lanjut proyek KF-21. Negosiasi selalu bergantung pada ekonomi, harga, dan skema pembiayaan. Para menteri akan melanjutkan diskusi dengan tim Anda, dan para teknisi juga akan terus bekerja," kata Prabowo kepada Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dalam pertemuan di sela-sela KTT APEC beberapa waktu lalu.

Indonesia juga menjadi sorotan setelah Sjafrie memberi sinyal minat terhadap jet tempur China J-10 yang harganya jauh lebih murah dibandingkan Rafale. Pernyataan tersebut memicu spekulasi publik, namun Sjafrie meluruskan bahwa Indonesia hanya sekadar window-shopping untuk membandingkan opsi.

Menurut CNA, jet tempur Rafale memiliki kisaran harga 100-120 juta dolar AS per unit sehingga tergolong dalam kategori premium. Sementara itu, jet tempur Chengdu J-10 asal China dihargai sekitar 30-40 juta dolar AS per unit, atau hanya sepertiga dari harga Rafale, dan menawarkan opsi yang lebih ramah anggaran bagi negara berkembang.

Di tengah dinamika geopolitik kawasan dan kebutuhan modernisasi alutsista yang semakin mendesak, manuver Indonesia di pasar persenjataan diperkirakan akan terus menjadi perhatian global. Kedatangan Rafale tahun depan, kemungkinan pertemuan dengan Macron, serta berbagai opsi kerja sama baru akan menentukan arah strategi pertahanan Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.