Minder dengan Daya Beli Rakyat, Gaikindo Akan Turunkan Target Penjualan
Jumat, 14 Nov 2025, 13:30 WIBJAKARTA â Saat ini ekonomi masih lesu, belum pulih. Untuk, daya beli masyarakat tentu melempem. Terkait situasi ini, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berencana merevisi target penjualan mobil nasional. Semula Gaikindo menargetkan penjualan mencapai 900.000 unit. Angka ini akan diturunkan, hanya belum tahu persisnya.
âKami akan rapat dengan anggota dulu, baru melakukan revisi target 2025â kata Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto dihubungi dari Jakarta, Kamis. Jongkie menyebut, keputusan untuk merevisi target akan dilakukan usai mencapai persetujuan dari seluruh anggota Gaikindo.
âIya, pastiâ kata Jongkie ketika ditanya apakah dalam pembahasan rapat berencana merevisi target tersebut. Rencana revisi target ini menyusul data Gaikindo per Oktober, di mana penjualan mobil wholesales baru mencapai 635.844 unit dari target 2025 sebanyak 900.000 unit.
Meski begitu, Gaikindo belum memastikan angka pasti koreksi target yang akan dicapai dalam sisa sekitar satu setengah bulan ke depan. âNanti akan diumumkan.â imbuh Jongkie. Diketahui selama Januari hingga Oktober 2025, penjualan wholesales mobil di Indonesia mencapai 635.844 unit. Angka ini menurun 10,6 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mencapai 711.064 unit.
Pengamat Ekonomi Josua Pardede menilai kondisi penurunan penjualan mobil ini terjadi karena kondisi ekonomi masyarakat yang terbilang berat. "Kami perkirakan memang overall cenderung masih cukup berat karena efek daya beli dan PPN," tulisnya dalam pesan singkat kepada ANTARA.
Meski demikian, ia menyakini kondisi pasar yang lesu ini bisa dikoreksi dan membaik di tahun depan. Lebih lanjut, berdasarkan data penjualan itu, terlihat bahwa penjualan paling banyak masih berasal dari segmen kendaraan penumpang, disusul segmen kendaraan niaga terutama dari jenama Mitsubishi Fuso, Isuzu, dan Hino.
Dalam posisi lima besar penjualan teratas jenama-jenama asal Jepang terlihat menguasai pasar, dengan Toyota masih memimpin penjualan sama seperti September 2025 dengan persentase penjualan 31,8 persen atau sebanyak 202.376 unit selama 10 bulan terakhir. Posisi kedua diisi oleh Daihatsu dengan total penjualan 107.090 unit setara dengan 16,8 persen, lalu di posisi ketiga ada Mitsubishi Motors dengan total penjualan 56.516 unit dengan persentase 8,9 persen.
Sementara untuk posisi keempat dan kelima penjualan teratas mobil baru diisi oleh Honda dan Suzuki yang masing-masing menjual 50.270 unit dan 49.803 unit dengan persentase pasar yang beda tipis 7,9 persen dan 7,8 persen. Meski penjualan mobil nasional di sepuluh bulan 2025 ini dirajai oleh jenama-jenama asal Jepang namun jenama-jenama dari negara lainnya juga menunjukkan penjualan yang tak boleh diabaikan.
Contohnya BYD yang merupakan jenama asal China menjual sebanyak 30.670 unit, lalu ada Hyundai - HMID dengan pangsa pasar 2,6 persen atau sebanyak 16.594 unit.
- Gaikindo
- penjualan mobil 2025
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Kemenag: 98 Persen Masjid dan Mushala Terdampak Bencana di Aceh Sudah Berfungsi
-
Ini Cara Agar Mobil Terhindar "Hydro Lock" Jika Terpaksa Menerjang Banjir
-
Dune: Part Three Resmi Jadi Judul Film Selanjutnya
-
Kalahkan Maroko 1-0, Senegal Juara Piala Afrika 2025
-
Rupiah Hari Ini Tertekan! Pasar Cemas The Fed Belum Siap Turunkan Suku Bunga
-
Iran Klaim 3.000 Orang Ditangkap Menyusul Meredanya Aksi Protes
-
Menko Muhaimin Optimistis Sekolah Rakyat Putus Mata Rantai Kemiskinan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.